Penerimaan Siswa Baru SMA Negeri 2 Kefamenanu Resmi Dibuka, Ini Jadwal dan Persyaratannya
KEFAMENANU, iNewsTTU.id – SMA Negeri 2 Kefamenanu mulai membuka penerimaan peserta didik baru untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Sekolah tersebut menyediakan kuota sebanyak 324 siswa yang akan ditempatkan dalam sembilan rombongan belajar (rombel).
Ketua Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru SMA Negeri 2 Kefamenanu, Joni Ahoinai, S.Pd., mengatakan proses pendaftaran dilakukan secara online dan dibuka dalam dua gelombang.
"Kuota yang tersedia tahun ini sebanyak 324 siswa untuk sembilan rombel. Pendaftaran gelombang pertama berlangsung pada 17 hingga 19 Juni 2026, sedangkan gelombang kedua dijadwalkan pada 1 sampai 2 Juli 2026," ujar Joni saat ditemui, Kamis (18/6/2026).
Ia menjelaskan, penerimaan siswa baru dilakukan melalui jalur domisili dan jalur prestasi akademik. Untuk jalur domisili, sekolah membagi wilayah penerimaan ke dalam dua kategori.
Domisili satu mencakup wilayah zona SMA Negeri 2 Kefamenanu, yakni Kelurahan Kefa Selatan, Maubeli, Sasi, Tubuhue, dan Desa Naiola. Sementara domisili dua terbuka bagi calon siswa dari Kecamatan Kota Kefamenanu maupun luar wilayah kota.
Menurut Joni, calon peserta didik yang mendaftar melalui jalur domisili wajib melengkapi Kartu Keluarga (KK), Surat Keterangan Lulus (SKL), serta pas foto ukuran 4x6 dengan latar belakang warna biru.
Sedangkan untuk jalur prestasi akademik, selain memenuhi persyaratan administrasi, calon siswa harus memiliki nilai rata-rata minimal 85,00 yang tercantum dalam Surat Keterangan Lulus.
"Untuk jalur prestasi akademik, nilai dalam SKL harus mencapai minimal 85,00," jelasnya.
Ia menambahkan, seleksi calon peserta didik akan dilakukan berdasarkan ketentuan yang berlaku pada masing-masing jalur pendaftaran. Bagi calon siswa dari luar wilayah domisili, sekolah tetap memberikan kesempatan mendaftar melalui jalur yang tersedia sesuai persyaratan yang ditetapkan.
Joni mengimbau para calon peserta didik dan orang tua agar memperhatikan jadwal pendaftaran serta melengkapi seluruh dokumen yang dibutuhkan untuk menghindari kendala saat proses pendaftaran berlangsung.
"Pendaftaran dilakukan secara online, sehingga kami berharap seluruh calon peserta didik dapat menyiapkan dokumen persyaratan sejak awal agar prosesnya berjalan lancar," pungkasnya.
Editor : Sefnat Besie