get app
inews
Aa Text
Read Next : Korban Terkaman Buaya di Muara Naus Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup

Warga Desa Soliu Diterkam Buaya Saat Mandi di Muara, Tim SAR Lakukan Pencarian

Minggu, 17 Mei 2026 | 06:56 WIB
header img
Tim SAR saat persiapan menuju lokasi cari warga yang diterkam buaya muara di Amfoang Barat Daya. (Foto Istimewa).

KUPANG, iNewsTTU.id – Seorang warga Desa Soliu, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, dilaporkan diterkam buaya saat mandi di Muara Naus, Sabtu (16/5/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Mindis (28), warga RT 06/RW 03 Dusun II, Desa Soliu, Kecamatan Amfoang Barat. Hingga Sabtu malam, korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian tim gabungan.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WITA. Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, korban saat itu pergi ke muara bersama seorang rekannya untuk mandi.

Setibanya di lokasi, korban membuka pakaian dan berjalan menuju bibir muara. Namun secara tiba-tiba seekor buaya muncul dan langsung menerkam korban sebelum menyeretnya ke dalam air.

Rekan korban bersama masyarakat setempat sempat melakukan pencarian awal. Personel Polsek Amfoang Utara juga turun membantu melakukan upaya pencarian, namun korban belum berhasil ditemukan.

Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang untuk meminta bantuan SAR.

Laporan diterima dari Kapolsek Amfoang Utara, IPTU Valenso, pada Sabtu sore. Setelah menerima laporan, Tim SAR langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 17.25 WITA.

Sebanyak sembilan personel rescuer dikerahkan menggunakan dua unit rescue car. Tim juga membawa satu unit perahu karet, mesin tempel 30 PK, peralatan SAR darat, alat komunikasi, peralatan medis, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Tim SAR diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 22.25 WITA setelah menempuh perjalanan kurang lebih 130 kilometer dengan estimasi waktu perjalanan sekitar lima jam.

Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan pihak Polsek Amfoang Utara dan keluarga korban sebelum melaksanakan operasi pencarian bersama unsur gabungan.

Operasi pencarian melibatkan Polsek Amfoang Utara, BPBD Kabupaten Kupang, pihak Kecamatan Amfoang Barat Laut, masyarakat setempat, serta keluarga korban.

Hingga Sabtu malam, korban masih belum ditemukan. Tim gabungan dijadwalkan melanjutkan operasi pencarian pada Minggu (17/5/2026) pukul 06.00 WITA.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut