get app
inews
Aa Text
Read Next : BMKG NTT Sebut Pagi Ini di Kabupaten Sikka Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang

Warga Amarasi Dilaporkan Hilang Saat Berkebun, Tim SAR Kupang Sisir Lokasi Kebun

Rabu, 04 Maret 2026 | 17:58 WIB
header img
Tim SAR Kupang bersama warga Sisir Lokasi Kebun cari warga yang hilang. Foto: istimewa

KUPANG, iNewsTTU.id – Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan belum kembali dari kebun di Desa Nekbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Laporan kondisi membahayakan manusia tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang pada Rabu, 4 Maret 2026, pukul 07.45 WITA dari Bapak Rildy Amtiram.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sebelumnya pergi ke kebun pada Sabtu, 1 Maret 2026 sekitar pukul 09.00 WITA. Sekitar pukul 11.00 WITA, korban terakhir kali terlihat oleh warga di sekitar Jembatan Totgom, Desa Nekbaun.

Keluarga dan warga setempat telah melakukan upaya pencarian secara mandiri, namun hingga laporan disampaikan korban belum ditemukan. 

Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang untuk mendapatkan bantuan Operasi SAR.

Menindaklanjuti laporan itu, pada pukul 08.05 WITA, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang yang berjumlah sembilan personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian. 

Tim menggunakan dua unit kendaraan rescue jenis D-Max serta dilengkapi peralatan SAR pendukung.
Hingga pukul 17.20 WITA, Tim SAR gabungan telah melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Namun, hasil sementara masih nihil dan korban belum ditemukan.

Operasi SAR rencananya akan dilanjutkan kembali pada Kamis pagi, 5 Maret 2026 pukul 07.00 WITA, dengan melibatkan unsur gabungan dari BPBD Kabupaten Kupang, Polsek Amarasi, serta masyarakat dan keluarga korban.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut