get app
inews
Aa Text
Read Next : Yayasan WINGS Peduli Distribusikan Bantuan untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi

10 Unit Mobil Tangki BBM dari Bima Dikirim ke Flores Normalisasi Penyaluran Pascagempa

Senin, 17 Agustus 2026 | 18:01 WIB
header img
Suasana pengisian BBM di sejumlah SPBU di Flores NTT kembali normal. (Foto: istimewa).

LABUAN BAJO, iNewsTTU.id — Upaya normalisasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pascagempa bumi yang melanda sejumlah wilayah pada 15 Agustus 2026, terus dilakukan Pertamina Patra Niaga.

Untuk memperkuat pasokan energi, Pertamina mengirim tambahan armada mobil tangki dari Bima, Nusa Tenggara Barat. Sebanyak 10 mobil tangki BBM berkapasitas 16 kiloliter (KL) yang membawa Pertalite dan Biosolar, serta satu mobil tangki Avtur berkapasitas 16 KL, diberangkatkan menuju Flores.

Seluruh armada tersebut tiba dengan selamat di Labuan Bajo pada Senin pagi, 17 Agustus 2026.

Setibanya di Labuan Bajo, awak mobil tangki langsung bergerak menuju SPBU tujuan untuk mempercepat pengisian dan memastikan pasokan BBM segera diterima masyarakat.

Hingga Senin, 47 dari total 52 SPBU di wilayah Flores telah kembali beroperasi. Sementara lima lembaga penyalur lainnya masih dalam proses pemulihan, masing-masing dua SPBU di Kabupaten Manggarai, dua SPBU di Kabupaten Manggarai Timur, serta satu SPBUN di Kabupaten Sikka.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, mengatakan pihaknya terus mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat pemulihan layanan energi di wilayah terdampak gempa.

“Komitmen kami jelas, masyarakat harus tetap mendapatkan akses terhadap energi di tengah kondisi pascagempa. Kami terus mengoptimalkan seluruh jalur pasokan, termasuk mengalihkan suplai dari wilayah yang memungkinkan dan menambah armada Mobil Tangki,” ujar Ahad.

Menurut Ahad, setiap pasokan yang tiba akan langsung didistribusikan ke SPBU yang membutuhkan guna mempercepat pemulihan layanan energi bagi masyarakat.

Pertamina Patra Niaga juga melakukan pemantauan kondisi SPBU secara berkala dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan SPBU yang masih terdampak dapat segera kembali beroperasi.

Dalam proses pemulihan tersebut, aspek keselamatan, kondisi sarana dan prasarana, serta kesiapan operasional menjadi prioritas utama.

Pertamina mengimbau masyarakat tetap tenang serta menggunakan BBM dan LPG secara bijak sesuai kebutuhan. Perkembangan operasional SPBU dan penyaluran energi akan terus diperbarui berdasarkan kondisi di lapangan.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut