get app
inews
Aa Text
Read Next : Jaksa Geledah Kantor Disperindag Sabu Raijua, Amankan 14 Dokumen Penting

Dalami Dugaan Korupsi, Kejari Sabu Raijua Periksa 13 Mantan Anggota DPRD

Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:24 WIB
header img
Hendrik Tiip, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, kejaksaan Negeri Kabupaten Sabu Raijua. Foto: (iNewsTTU.id/Eman Suni).

SABU RAIJUA, iNewsTTU.id – Penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian modal usaha oleh Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua kepada CV MS untuk operasional pabrik rumput laut tahun 2017 terus bergulir di meja penyidik Kejaksaan Negeri Sabu Raijua.

Dalam proses penyidikan tersebut, Kejari Sabu Raijua melakukan pemeriksaan maraton terhadap sejumlah mantan anggota DPRD Kabupaten Sabu Raijua periode 2014–2019. 

Pemeriksaan berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Sabu Raijua sejak Senin (11/5/2026) hingga Rabu (13/5/2026), mulai pagi hingga menjelang magrib.

Kepala Kejaksaan Negeri Sabu Raijua, Corneles G.P. Heydemans, melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus), S. Hendrik Tiip, membenarkan adanya pemeriksaan tersebut saat dikonfirmasi media.

Menurut Hendrik, pemeriksaan dilakukan secara bertahap selama tiga hari. Pada Senin, penyidik memeriksa tiga orang saksi, Selasa tiga orang, sedangkan Rabu dilakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi dalam beberapa sesi.

“Pada Rabu pukul 09.00 Wita diperiksa tiga orang saksi, pukul 13.00 Wita dua orang saksi dari rencana tiga orang karena satu saksi meminta penundaan pemeriksaan, dan pukul 15.00 Wita kembali diperiksa dua orang saksi,” jelas Hendrik.

Ia mengatakan, para saksi diperiksa terkait pengetahuan mereka mengenai pembahasan perubahan belanja dalam APBD Perubahan, yang awalnya berupa program belanja barang dan jasa untuk operasional pabrik rumput laut, kemudian dialihkan menjadi program belanja pegawai dengan kegiatan penyerahan kepada pihak ketiga untuk pengelolaan pabrik rumput laut.

Penyidik juga masih akan menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain yang belum memenuhi panggilan pemeriksaan.

“Kami memberikan kesempatan kepada penyidik untuk mendalami seluruh proses ini. Siapapun yang patut dimintai pertanggungjawaban akan dimintai pertanggungjawaban atas dugaan kebocoran keuangan daerah dan hilangnya pendapatan daerah Kabupaten Sabu Raijua,” tegasnya.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut