get app
inews
Aa Text
Read Next : Blok Hunian Warga Binaan Rutan Kefamenanu Disidak, Wujudkan Lingkungan Bebas Halinar

Ini Respon Pertamina Ketika Dapur MBG di TTU Terdampak Kelangkaan Gas LPG

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42 WIB
header img
Pendistribusian Tabung LPG di Kupang, penuhi kebutuhan masyarakat. Foto: Ist

KEFAMENANU, iNewsTTU.id –Masyarakat di Kota Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara NTT belakang keluhkan kekurangan stok pada outlet gas LPG Non subsidi atau Bright Gas.

Bahkan sejumlah dapur MBG juga tak beroperasi akibat kehabisan gas LPG.

Menanggapi kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga langsung melakukan pengecekan pasokan serta evaluasi distribusi di lapangan guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi mengatakan, Pertamina terus berkomitmen menjaga kelancaran pasokan LPG di wilayah TTU dan sekitarnya.

“Pasokan LPG NTT saat ini masih disuplai dari Kota Surabaya. Pekan lalu, sebagai tindak lanjut arahan Mabes Polri, dilaksanakan penertiban dan pengawasan potensi penyalahgunaan LPG, termasuk pemeriksaan terhadap angkutan ekspedisi,” ujar Ahad Dalam rilis yang diperoleh iNewsTTU, Senin malam, 11/5/2026.

Menurutnya, proses penertiban tersebut berdampak pada kendala pemuatan kontainer LPG di Pelabuhan Surabaya selama sekitar empat hingga lima hari akibat pengawasan yang dilakukan oleh Polda Jawa Timur.

Meski demikian, Pertamina memastikan suplai LPG mulai kembali masuk ke TTU. Pada hari ini, sebanyak 660 tabung LPG telah tiba, terdiri dari 560 tabung LPG 12 kilogram dan 100 tabung LPG 5,5 kilogram.

“Dengan adanya suplai masuk ini, diharapkan dapat mencukupi kebutuhan LPG masyarakat Kabupaten TTU dan sekitarnya,” katanya.

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG di agen resmi maupun outlet resmi Pertamina agar mendapatkan harga yang lebih terjangkau dibandingkan pembelian di tingkat pengecer.

Selain itu, Pertamina telah berkoordinasi dengan agen untuk tetap melayani kebutuhan masyarakat sesuai ketentuan dan menjaga harga jual tetap wajar.

“Masyarakat juga dapat mengakses update harga LPG non subsidi melalui website resmi Pertamina untuk memastikan harga rekomendasi ke konsumen,” tambah Ahad.

Untuk informasi lebih lanjut terkait layanan produk Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 2.873 siswa penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui dapur Yabiku di Kabupaten TTU tidak dapat menikmati layanan makanan bergizi karena dapur belum dapat beroperasi.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yabiku, Maria Asunta Talan, S.Si mengatakan operasional dapur terhenti akibat kehabisan stok LPG sejak Sabtu pekan lalu.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut