Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Persiapan Pasar Perbatasan PLBN Napan Dimatangkan, Launching Dijadwalkan 14 Agustus 2026
Advertisement . Scroll to see content

2.873 Siswa Penerima MBG di TTU Tak Nikmati Layanan, Dapur Yabiku Kehabisan Stok LPG

Senin, 11 Mei 2026 | 14:53 WIB
  • author *Sefnat Besie
2.873 Siswa Penerima MBG di TTU Tak Nikmati Layanan, Dapur Yabiku Kehabisan Stok LPG
Suasana bongkar muat Tabung Gas LPG 12kg di Kupang NTT yang sempat langka.Foto: Ist

KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Sebanyak 2.873 siswa penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui dapur Yabiku di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, hari ini tidak dapat menikmati layanan makanan bergizi karena dapur belum bisa beroperasi.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, (SPPG) Yabiku, Maria Asunta Talan, S.Si membenarkan kondisi tersebut. Ia mengatakan operasional dapur terhenti akibat kehabisan stok LPG sejak Sabtu pekan lalu.

“Tidak beroperasi karena kami kehabisan stok LPG. Dampaknya pelayanan hari ini dan besok untuk total 2.873 penerima manfaat tidak bisa berjalan,” ujarnya Senin siang, 11/5/2026.

Maria Asunta menjelaskan, selain stok LPG yang sulit diperoleh, harga gas juga mengalami kenaikan dan bervariasi di lapangan.

“Tabung gas ukuran 12 kilogram yang terakhir kami beli harganya Rp375 ribu, tetapi sekarang informasinya sudah mencapai Rp400 ribu lebih dan stok juga kosong,” katanya.

Kelangkaan LPG tersebut turut berdampak pada sekolah-sekolah penerima layanan MBG dari dapur Yabiku. Kepala SDK Marsudirini Kefamenanu, Suster M. Mayela OSF, S.Pd membenarkan pihak sekolah telah menerima informasi penghentian layanan sejak sore kemarin.

Sebagai langkah antisipasi, pihak sekolah langsung menyampaikan informasi tersebut kepada para guru dan diteruskan kepada orang tua siswa agar anak-anak membawa bekal makanan dari rumah.

“Iya, tadi sudah diberitahu dan suster sudah sampaikan ke guru-guru. Tadi malam juga sudah diteruskan ke grup kelas orang tua murid,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait kelangkaan LPG di wilayah TTU, pihak Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi yang dihubungi dari Kefamenanu mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan pengecekan di lapangan.

Ia berjanji akan memberikan informasi lanjutan setelah menerima laporan hasil pemantauan di lapangan.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut