Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa M3,1 Guncang Wilayah Kupang, Kedalaman Hanya 6 Kilometer
Advertisement . Scroll to see content

NTT Bagian Selatan Berisiko Diterjang Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter

Minggu, 26 April 2026 | 17:33 WIB
  • author Sefnat Besie, binti mufarida
NTT Bagian Selatan Berisiko Diterjang Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter
BMKG rilis gelombang tinggi di wilayah NTT Bagian Selatan. (Foto ilustrasi. iNewsTTU)

Kupang, iNewsTTU.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia, termasuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Peringatan ini berlaku selama beberapa hari ke depan.

Dalam keterangan tertulis yang dirilis BMKG pada Minggu (26/4/2026), disebutkan bahwa pola angin di Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Timur Laut hingga Timur dengan kecepatan 4–20 knot. 

Sementara itu, di wilayah selatan Indonesia, angin bertiup dari Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan 6–25 knot, dengan kecepatan tertinggi terpantau di Laut Arafura.

Kondisi tersebut memicu peningkatan tinggi gelombang laut di berbagai wilayah. Untuk gelombang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan, di antaranya Laut Flores, Laut Banda, Laut Maluku, serta wilayah Laut Arafura.

Sementara itu, gelombang yang lebih tinggi berkisar antara 2,5 hingga 4 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia, termasuk perairan selatan Nusa Tenggara Timur.

BMKG mengingatkan bahwa kondisi gelombang tinggi ini dapat membahayakan aktivitas pelayaran. 

Nelayan dan operator transportasi laut diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi pengguna perahu nelayan, kapal tongkang, maupun kapal ferry.

BMKG juga merinci bahwa risiko keselamatan pelayaran meningkat apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan gelombang setinggi 1,25 meter untuk perahu nelayan, 16 knot dengan gelombang 1,5 meter untuk kapal tongkang, serta 21 knot dengan gelombang 2,5 meter untuk kapal ferry.

“Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di wilayah pesisir yang berpotensi terdampak gelombang tinggi diimbau untuk tetap waspada,” tulis BMKG.

Dengan adanya peringatan ini, masyarakat pesisir di NTT diharapkan lebih berhati-hati dan terus memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut