Ubah Sampah Jadi Berkah, Mama-Mama Tana Duen Sikka Kini Lebih Mandiri
MAUMERE, iNewsTTU.id--Pagi itu di Desa Tana Duen, sinar matahari belum sepenuhnya tinggi ketika Elisabeth Wisang sudah sibuk di halaman rumahnya. Di tangannya, ember berisi sisa-sisa dapur yang dulu ia anggap tak berguna. Kini, benda-benda itu justru menjadi awal dari perubahan yang pelan tapi pasti mengubah hidupnya.
Dulu, hari-hari Elisabeth tak jauh dari rutinitas rumah tangga. Ia bergantung sepenuhnya pada penghasilan suami, tanpa banyak pilihan untuk berkontribusi lebih.
Namun sejak hadirnya Program SAPA TANA—Sampah Jadi Pangan dan Tanaman—hidupnya mulai mengambil arah baru.
Ia masih ingat pertama kali diajak berkumpul bersama mama-mama lain di desa. Mereka duduk melingkar, mendengarkan penjelasan tentang bagaimana sampah rumah tangga bisa diolah menjadi pupuk organik.
Awalnya terdengar sederhana, bahkan sempat diragukan. Tapi rasa penasaran mengalahkan keraguan itu.
Editor : Sefnat Besie