Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Getaran Masih Terasa Flores, Gempa Susulan Tembus 15.156 Kali
Advertisement . Scroll to see content

Lansia di Kupang Hilang Saat ke Kebun, Tim SAR Gabungan Langsung Bergerak

Kamis, 16 April 2026 | 19:00 WIB
  • author *Sefnat Besie
Lansia di Kupang Hilang Saat ke Kebun, Tim SAR Gabungan Langsung Bergerak
Tim SAR Gabungan saat cari seorang lansia yang hilang. Foto istimewa

KUPANG, iNewsTTU.id – Seorang lansia dilaporkan hilang setelah pergi ke kebun di Desa Oeletsala, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (15/4/2026).

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang menerima laporan kondisi membahayakan manusia tersebut pada pukul 15.05 WITA dari seorang warga bernama Muson Riosutat.

Korban diketahui bernama Yakomina Sutai Hetmina (76), perempuan, warga RT 009/RW 004, Desa Oeletsala.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 14.00 WITA korban meninggalkan rumah menuju kebun milik anaknya yang berada di sekitar desa tersebut. Namun hingga sore hari, korban tidak kunjung kembali.

Keluarga korban telah berupaya melakukan pencarian secara mandiri, namun tidak membuahkan hasil. Karena khawatir dengan kondisi korban, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian ini ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang untuk meminta bantuan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 15.30 WITA, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang yang terdiri dari enam personel langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian menggunakan satu unit kendaraan rescue jenis D-Max, lengkap dengan peralatan SAR.

Hingga pukul 18.00 WITA, tim SAR gabungan telah melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, namun korban belum berhasil ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Meksianus Bekabel, mengatakan operasi pencarian akan dilanjutkan dengan melibatkan unsur SAR gabungan.

“Pencarian hari ini belum membuahkan hasil. Operasi SAR akan dilanjutkan besok dengan melibatkan Polsek Kupang Tengah, BPBD Kabupaten Kupang, serta masyarakat dan keluarga korban,” ujarnya.

Rencananya, operasi pencarian lanjutan akan dimulai pada Jumat (17/4/2026) pukul 07.00 WITA.

Pihak SAR mengimbau masyarakat di sekitar lokasi untuk turut membantu memberikan informasi apabila melihat atau menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut