Longsor dan Patahan Tanah Guncang Kota SoE, 10 Rumah Warga Rusak
“Pergerakan tanah terus meluas hingga mencapai sekitar 40 meter ke dalam. Kondisi ini sangat berbahaya sehingga warga yang rumahnya terdampak kami imbau untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman,” jelas Dianar, Kamis (2/4/2026).
Adapun warga yang terdampak di antaranya Jhony Dura, Silvester Dura, Jermias Dura, Wilson Dura, Diki Dura, Ande Tiran, Tin Tallo, Arny Leo, Tarsius, Kornelis K. Baun, Minggus Suf Mera, Anton Rae, Niko Taek, dan Markus Taek.
BPBD juga mengimbau warga untuk segera menyelamatkan barang-barang berharga dan mengungsi guna menghindari risiko yang lebih besar jika pergerakan tanah terus berlanjut.
Pantauan di lokasi, Kepala Pelaksana BPBD TTS bersama tim reaksi cepat (TRC) yang terdiri dari Yosep Radja, Sirjon Dero, Diky Dura, dan Deker Laisnima langsung turun ke lapangan untuk melakukan identifikasi serta penanganan awal terhadap dampak bencana.
Hingga saat ini, kondisi di lokasi masih terus dipantau mengingat potensi pergerakan tanah susulan masih bisa terjadi. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Editor : Sefnat Besie