get app
inews
Aa Text
Read Next : Waaster Kasad Bid Binter Evaluasi TMMD ke-127 di Sunkaen, 4 RKB SMA Perbatasan Jadi Perhatian

Tren Perlintasan PLBN Napan Awal 2026 Didominasi Warga Timor Leste untuk Urusan Sosial

Kamis, 05 Maret 2026 | 18:13 WIB
header img
Kepala PLBN Napan, Don Gaspar. (Foto: iNewsTTU.id/Sefnat)

"Hubungan kekeluargaan di sini sangat kuat. Urusan kematian, pernikahan, dan adat istiadat sangat dominan. Biasanya warga dari desa tetangga di Timor Leste lebih banyak masuk ke kita (Indonesia) untuk urusan-urusan sosial tersebut," jelasnya.

Selain urusan sosial, faktor ekonomi juga menjadi pendorong utama. Keberadaan Pasar Tono di wilayah Timor Leste pada hari Jumat kerap memicu fluktuasi jumlah perlintas.

Pada hari biasa (Senin-Kamis), jumlah warga yang melintas berkisar antara 60 hingga 70 orang per hari. Namun, saat hari pasar, angka tersebut melonjak hingga lebih dari 100 orang per hari, baik untuk tujuan belanja kebutuhan pokok maupun menjual hasil bumi.

Aktivitas Ekspor-Impor

Terkait arus barang, Don Gaspar menjelaskan bahwa aktivitas ekspor dari Indonesia ke Oecusse, Timor Leste, tergolong rutin yakni dua kali dalam seminggu. Komoditas yang dikirim meliputi bahan bangunan, suku cadang kendaraan, alat elektronik, air mineral, hingga sembako.

Sebaliknya, untuk aktivitas impor dari Timor Leste ke Indonesia biasanya terjadi satu bulan sekali dengan komoditas utama berupa hasil hutan atau kutulak.

"Secara keseluruhan, masyarakat di sana memang lebih banyak membutuhkan suplai dari kita, baik untuk urusan ekonomi maupun kebutuhan sehari-hari," tutup Don.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut