get app
inews
Aa Text
Read Next : Kronologi Gadis 18 Tahun Diculik dan Dirudapaksa di Hutan Kefamenanu

Redam Keresahan Warga Banain, Camat Bikomi Utara Segera Temui Pimpinan Satgas Pamtas RI-RDTL

Selasa, 03 Februari 2026 | 06:39 WIB
header img
Camat Bikomi Utara, Ricard Gaudens Subay. Foto: (iNewsTTU.id/Sefnat)

KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Pemerintah Kecamatan Bikomi Utara bergerak cepat merespons keluhan warga Desa Banain C, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), terkait intensitas patroli personel TNI yang masuk ke wilayah perkampungan dan jalur perkebunan.

Langkah ini diambil setelah adanya laporan masyarakat yang merasa terintimidasi dan tidak nyaman karena seringnya pemeriksaan, termasuk penggeledahan bekal makanan milik petani yang hendak menuju kebun.

Camat Bikomi Utara, Ricard Gaudens Subay, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Kepala Desa Banain C untuk memvalidasi keresahan warga tersebut.

"Pak Kepala Desa membenarkan memang sudah ada patroli di dalam kampung. Persoalan utamanya adalah adanya penggeledahan bekal atau makanan masyarakat yang mau ke kebun. Inilah yang membuat masyarakat ketakutan untuk beraktivitas," ujar Ricard saat dikonfirmasi, Senin (2/2/2026).

Bangun Koordinasi dengan Pemerintah Daerah

 

Ricard menjelaskan, persoalan ini sudah sampai ke telinga Pemerintah Daerah. Melalui koordinasi dengan Asisten 1 Setda TTU dan Kepala Badan (Kaban) Perbatasan, pihaknya tengah menjadwalkan pertemuan dengan pimpinan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2/DBY.

"Hari ini kita diskusikan untuk bertemu Komandan Pamtas atau Komandan Pos Napan dulu. Intinya, kami membangun koordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk menangani kegelisahan masyarakat Banain C terkait patroli masuk kampung ini," jelasnya.

Menurut Camat Ricard, pada prinsipnya kehadiran TNI di wilayah perbatasan sangat dibutuhkan untuk menjaga kedaulatan. Namun, jika aktivitas tersebut sudah menyentuh wilayah pemukiman sipil dan mengganggu kenyamanan warga yang hendak berkebun, maka diperlukan ruang dialog.

"Kalau hanya sekadar jalan-jalan (patroli) sih tidak masalah, tapi ini sudah mengganggu kenyamanan. Harapan masyarakat adalah pengamanan fokus di titik batas negara, bukan di dalam pemukiman warga sipil," tegasnya.

Imbau Warga Tetap Tenang

 

Terkait situasi ini, Ricard mengaku telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa untuk meredam potensi konflik dan menjaga situasi tetap kondusif di wilayah perbatasan.

"Saya sudah diskusi dengan Pak Kepala Desa agar sampaikan ke masyarakat untuk tetap tenang. Kami sedang berupaya mencari solusi melalui koordinasi dengan Kepala Daerah melalui Asisten 1 dan Kaban Perbatasan. Nanti hasilnya seperti apa, baru kita lanjut komunikasikan ke Pos Pamtas," tutup Ricard.

Sebelumnya, pihak Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat menyatakan bahwa tindakan di lapangan merupakan bagian dari prosedur keamanan untuk mencegah aktivitas ilegal di wilayah perbatasan negara.

Melalui pertemuan yang direncanakan ini, diharapkan terjadi sinkronisasi antara tugas pengamanan negara dan kenyamanan aktivitas sosial masyarakat di Desa Banain C

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut