BMKG: Waspada Potensi Banjir ROB Terjang 4 Wilayah di NTT Besok
KUPANG, iNewsTTU.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang mengeluarkan Peringatan Dini Banjir Pesisir (Rob) yang berlaku mulai 4 Januari hingga 6 Januari 2026 di sejumlah wilayah pesisir Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Banjir pesisir atau rob merupakan peristiwa naiknya permukaan air laut ke daratan pesisir yang disebabkan oleh pasang maksimum air laut, yang dapat diperparah oleh curah hujan tinggi, sehingga menyebabkan genangan di wilayah sekitar pantai.
Penyebab
BMKG menjelaskan, potensi banjir rob dipicu oleh fenomena Fase Perigee pada 2 Januari 2026 serta Bulan Purnama pada 3 Januari 2026.
Kondisi ini berpotensi meningkatkan ketinggian muka air laut maksimum.
Berdasarkan hasil pemantauan prediksi pasang surut, kecepatan angin, dan tinggi gelombang, dinamika pesisir di wilayah NTT berpotensi terdampak banjir pesisir.
Wilayah Berpotensi Terdampak
BMKG mengimbau masyarakat pesisir untuk waspada terhadap potensi banjir rob yang diperkirakan terjadi di wilayah: Pesisir Pulau Flores – Alor Pesisir Pulau Sumba Pesisir Pulau Sabu–Raijua Pesisir Pulau Timor – Rote.
Dampak yang Perlu Diantisipasi
Fenomena ini dapat berdampak pada: Aktivitas pelabuhan dan bongkar muat, Permukiman pesisir, Tambak garam, Perikanan darat dan pesisir
BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga, serta memperhatikan informasi dan pembaruan cuaca maritim resmi dari BMKG.
Editor : Sefnat Besie