Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sumur Bor Polda NTT Bikin Beban Air Warga Belo Turun Drastis, Kini Cukup Rp30 Ribu per Bulan
Advertisement . Scroll to see content

Puluhan Drum Moke Ilegal dari Pulau Sabu Digagalkan Masuk Kupang

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 21:04 WIB
  • author Eman Suni
Puluhan Drum Moke Ilegal dari Pulau Sabu Digagalkan Masuk Kupang
Ratusan liter minuman keras jenis moke digagalkan aparat keamanan di pelabuhan Bolok Kupang, Sabtu (16/08/2025). Foto: Istimewa

Puluhan Drum dan Jerigen Moke Disita

Kecurigaan aparat terbukti ketika kapal sandar. Dua truk yang sesuai dengan ciri-ciri intelijen langsung diperiksa. Dari hasil pemeriksaan ditemukan puluhan drum dan jerigen berisi Moke ilegal senilai Rp 408,3 juta.

Selain Moke, tim juga mendapati muatan lain seperti gula Sabu, daun Lagundi, rumput laut, bawang merah, garam, hingga sepeda motor tanpa dokumen resmi. Seluruh barang bukti bersama kedua sopir langsung diamankan.

Salah satu sopir, berinisial UARM, mengaku membeli Moke dari Pulau Sabu untuk dijual di Kota Kupang. Sementara sopir lainnya, KRPPD, berdalih hanya bertindak sebagai jasa angkut.


Seluruh barang bukti kini diamankan di Kantor Denintel Kodaeral VII untuk penyelidikan lebih lanjut, sebelum dilimpahkan melalui koordinasi dengan aparat penegak hukum terkait.

Dankodaeral VII, Laksda TNI Joni Sudianto, CHRMP., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini merupakan bukti nyata peran Kodaeral VII dalam menjaga keamanan wilayah maritim NTT.

“Kami akan terus memperkuat operasi intelijen dan patroli maritim untuk memastikan pelabuhan tetap aman serta melindungi masyarakat dari dampak negatif peredaran minuman keras ilegal,” tegasnya.

Dengan konsistensi operasi dan koordinasi antarsatuan, Kodaeral VII memastikan tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi praktik ilegal melalui laut di wilayah tanggung jawabnya.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut