Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kantongi Bukti Permulaan, Kasus Penganiayaan Guru Naik Status ke Penyidikan
Advertisement . Scroll to see content

Astaga, Belasan Guru Ajukan Cerai di Pengadilan Agama hanya Menggunakan Alasan Klasik

Rabu, 17 Januari 2024 | 20:39 WIB
  • author Putra/Sefnat besie
Astaga, Belasan Guru Ajukan Cerai di Pengadilan Agama hanya Menggunakan Alasan Klasik
Astaga, Belasan Guru Ajukan Cerai di Pengadilan Agama hanya Menggunakan Alasan Klasik. Foto: istimewa.


Ponorogo, iNewsTTU.id - Tidak hanya terkait dengan indiscipline, Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo mencatat adanya belasan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mengajukan perceraian. Mayoritas dari mereka berasal dari golongan guru.

"Anda 12 PNS yang mengajukan perceraian dan sudah kami tangani," ungkap Kepala BKPSDM Ponorogo, Andi Susetyo.

Andi menambahkan bahwa dari jumlah 12 PNS tersebut, terdapat 8 orang sebagai penggugat dan 4 orang sebagai tergugat.

"Paling banyak berasal dari golongan guru, sebanyak 7 orang mengajukan izin cerai. Di Ponorogo, jumlah guru memang cukup banyak, sekitar 7000 lebih," tambahnya.

Terkait alasan pengajuan perceraian, Andi tidak memberikan rincian secara detail. Namun, menurutnya, alasan yang diajukan cenderung bersifat klasik.

"Kurang harmonis dalam kehidupan rumah tangga. Jika ditanya apakah karena adanya pihak ketiga, kami kurang tahu," jelasnya.

Andi menyatakan bahwa proses perceraian PNS memiliki tahapan yang berbeda dengan profesi lain, karena melibatkan prosedur yang cukup panjang, dimulai dari izin perceraian yang diajukan kepada atasan.

"Ada tahapannya, dimulai dari atasannya dan seterusnya," tambahnya.

Berdasarkan data dari BKPSDM, rata-rata setiap tahunnya terdapat belasan kasus perceraian yang diajukan oleh PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

 

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut