LEMBATA, iNewsTTU.id — Gunung Api Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang cukup tinggi.
Gunung yang kini berada dalam status Waspada (Level II) tersebut mengalami erupsi dan disertai luncuran lava pijar pada malam ini, Minggu (27/9/2026).
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ili Lewotolok, aliran lava pijar teramati meluncur cukup tinggi ke arah sektor tenggara dengan jarak luncur mencapai sekitar 600 meter dari bibir kawah.
Ancaman Sektor Tenggara dan Imbauan Keselamatan
Aliran lava pijar yang meluncur ke arah sektor tenggara tersebut mengarah langsung ke wilayah pemukiman sekitar, di antaranya Desa Jontona di Kecamatan Ile Ape serta Desa Baopukang di Kecamatan Ile Ape Timur.
Kendati luncuran lava pijar terlihat jelas dari kejauhan dan memicu kekhawatiran, hingga saat ini sebagian besar warga di kaki gunung dilaporkan masih memilih bertahan di kampung halaman mereka sambil meningkatkan kewaspadaan.
Otoritas terkait melalui petugas pos pengamatan terus mengimbau masyarakat sekitar serta para pengunjung atau pendaki agar mematuhi zona rekomendasi keselamatan.
"Masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung diminta tidak melakukan aktivitas apa pun di dalam radius 3 kilometer dari puncak atau pusat aktivitas kawah," demikian imbauan tegas yang disampaikan pihak berwenang.
Pihak Pos PGA bersama instansi terkait terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Ili Lewotolok secara intensif guna mengantisipasi potensi susulan demi keselamatan warga sekitar.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
