Basarnas Banten menyebut kapal tersebut merupakan speedboat milik kepala desa/lurah Carita. Berdasarkan informasi yang diperoleh Tim Rescue USS Pandeglang dari Dermaga Pagedongan, kapal berangkat pada Senin siang dan hingga Selasa belum kembali ke dermaga.
Pemilik kapal juga disebut belum memperoleh informasi mengenai keberadaan kru kapal.
Tim Rescue USS Pandeglang kemudian bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian. Operasi SAR melibatkan enam personel Tim Rescue USS Pandeglang, Polairud Pandeglang, serta pemilik kapal.
Dalam operasi tersebut, tim mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya Rescue Car, peralatan pencarian dan pertolongan di air, RIB 02 Banten, peralatan medis, komunikasi, serta peralatan pendukung lainnya.
Lokasi kejadian diperkirakan berada di perairan Selat Sunda pada koordinat 6°14'40.52" Lintang Selatan dan 105°40'49.48" Bujur Timur. Jarak dari RIB 02 Banten ke lokasi diperkirakan sekitar 9,98 nautical mile dengan waktu tempuh sekitar 40 menit.
Sementara itu, kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan cerah berawan. Angin bertiup dari selatan ke utara dengan kecepatan sekitar 16,7 knot. Tinggi gelombang diperkirakan berkisar antara 0,4 hingga 1 meter.
Hingga laporan ini dibuat, tim SAR masih melakukan pencarian untuk menemukan kapal speedboat beserta para penumpangnya.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
