Dukung Asta Cita, Dinas Pertanian TTU Ungkap Strategi Kelola Ratusan Ribu Hektare Lahan Tidur

*Sefnat Besie
Panen jagung bersama Kelompok Tani Sehati Banopo.( Foto iNewsTTU.id/Sefnat)

"Berarti pemanfaatannya baru sekitar 20-an persen. Ini menjadi tantangan besar bagi kami di Dinas Pertanian untuk menemukan strategi jitu guna mendongkrak produksi melalui program APBD maupun APBN," tegasnya.

Perkuat 1.817 Kelompok Tani

Menanggapi peran masyarakat, Tonce menyebutkan bahwa saat ini terdapat 1.817 kelompok tani di TTU yang telah terdata dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan). Wadah ini menjadi pintu masuk utama bagi seluruh intervensi dan bantuan pemerintah kepada petani.

Struktur organisasi petani di TTU pun telah tertata rapi, mulai dari level kelompok di desa, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), hingga asosiasi di tingkat kabupaten melalui KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) yang dipimpin oleh Frater Herman Tugas ginting OFMConv.

"Kami sedang gencar mendongkrak produktivitas hingga ke tingkat kelompok. Dengan potensi lahan yang sangat luas dan semangat kebersamaan melalui kelompok tani, kita optimis TTU bisa berkontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional," ucapnya.

 

Editor : Sefnat Besie

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network