10 Negara Sudah Naikkan Harga BBM Imbas Krisis Selat Hormuz

*Sefnat Besie
Harga BBM di 10 Negara Sudah Naikkan Imbas Krisis Selat Hormuz. Foto istimewa

JAKARTA, iNewsTTU.id – Sejumlah negara di dunia mulai menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) sebagai dampak krisis energi global yang dipicu konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. 

Ketegangan tersebut berdampak langsung pada terganggunya jalur distribusi energi dunia di Selat Hormuz.

Selat Hormuz diketahui menjadi jalur vital bagi sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas global. Pembatasan hingga blokade yang dilakukan Iran di kawasan tersebut memicu lonjakan harga minyak dunia, dengan minyak mentah Brent menembus angka 100 dolar AS per barel.

Selain itu, Iran juga tengah mempertimbangkan kebijakan baru berupa pungutan biaya keamanan bagi kapal tanker dan kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz. Rancangan undang-undang terkait kebijakan tersebut dikabarkan segera disahkan.

Sumber dari parlemen Iran menyebutkan bahwa aturan tersebut akan mewajibkan setiap kapal, termasuk pengangkut energi, logistik, hingga pangan, untuk membayar biaya tambahan demi alasan keamanan.

Sebelumnya, Iran sempat menutup Selat Hormuz pada awal konflik, sebelum akhirnya membuka kembali secara terbatas. Namun, kapal-kapal yang berasal dari Amerika Serikat, Israel, serta sekutunya disebut masih dibatasi untuk melintas.

Situasi ini juga memicu insiden di laut, di mana belasan kapal tanker dan kapal dagang dilaporkan terbakar akibat nekat melintasi wilayah tersebut.

Akibat krisis ini, sejumlah negara mulai menaikkan harga BBM sejak akhir Februari 2026. Berikut rinciannya:
1. Kamboja
Harga bensin: 5.500 riel per liter (naik 42,8 persen)
Harga diesel: 6.550 riel per liter (naik 70 persen)
2. Vietnam
Harga diesel: naik 105 persen
Harga bensin oktan 95: naik 68 persen
3. Singapura
Harga diesel: 3,93 dolar Singapura per liter (naik sekitar 20 sen)
4. Pakistan
Harga bensin: naik sekitar 20,7 persen
Harga diesel: naik sekitar 19,6 persen
5. Jerman
Harga diesel: di atas 2 euro per liter
Harga bensin: mendekati 2 euro per liter
6. Australia
Harga diesel: sekitar 3 dolar Australia per liter (naik 36 persen)
7. Amerika Serikat
Harga diesel: sekitar Rp89.000 per galon (naik 40 persen)
8. Sri Lanka
Harga bensin: naik 25 persen
Harga diesel: naik sekitar 26 persen
9. Kanada
Harga bensin: sekitar 2 dolar Kanada per liter
Kenaikan: sekitar 7,9 sen per liter
10. Nigeria

Harga bensin: naik hingga 39,5 persen
Kenaikan harga BBM di berbagai negara ini menjadi indikator kuat dampak domino dari konflik geopolitik terhadap stabilitas energi global. 

Jika ketegangan di Selat Hormuz terus berlanjut, bukan tidak mungkin harga energi dunia akan semakin melonjak dan berdampak pada perekonomian global.

Editor : Sefnat Besie

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network