Bupati Ngada Akhirnya Angkat Bicara: Tragedi Siswa SD Bukan Sekadar Masalah Buku dan Pena

iNews TV
Bupati Ngada, Raymundus Bena, menegaskan bahwa penyebab peristiwa anak SD tewas karena tidak bisa disederhanakan hanya pada masalah ketidakmampuan membeli perlengkapan sekolah. Foto: iNews TV

NGADA, iNewsTTU.id - Pemerintah Kabupaten Ngada memberikan perhatian serius terhadap kasus tragis yang menimpa seorang siswa kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu.

Menanggapi narasi yang berkembang di masyarakat, Bupati Ngada, Raymundus Bena, menegaskan bahwa penyebab peristiwa pilu tersebut tidak bisa disederhanakan hanya pada masalah ketidakmampuan membeli perlengkapan sekolah. Menurutnya, terdapat benang merah persoalan yang jauh lebih mendalam dan kompleks yang melatarbelakangi tindakan nekat sang bocah.

Berdasarkan investigasi awal dari tim gabungan lintas sektor, ditemukan fakta bahwa korban memiliki latar belakang kehidupan yang cukup berat. Sejak kecil, korban sudah ditinggalkan oleh ayahnya dan sehari-hari diasuh oleh neneknya.

Di sisi lain, sang ibu harus berjuang sendirian menghidupi lima anak dengan keterbatasan ekonomi. Bupati menekankan bahwa faktor psikologis akibat perpisahan orang tua dan kondisi keluarga yang berat menjadi poin penting yang tengah didalami, bukan sekadar urusan buku tulis yang selama ini ramai dibicarakan.

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network