get app
inews
Aa Text
Read Next : SAR Evakuasi Mayat Mengapung di Perairan Pantai Oeteta Kupang, Identitas Belum Diketahui

3 Truk Berisi Bantuan untuk Korban Bencana Flores Dilepas Bupati Timor Tengah Utara

Sabtu, 05 September 2026 | 17:20 WIB
header img
Bupati TTU Lepas Truk Berisi Bantuan logistik untuk korban bencana Flores. (Foto: Istimewa).

KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan masyarakat.

Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo melepas pengiriman bantuan berupa tiga truk logistik untuk para korban bencana di Flores. Bantuan tersebut terdiri atas sembako, tenda, air minum, susu, serta berbagai kebutuhan lainnya.

Pelepasan bantuan berlangsung di halaman Kantor Bupati TTU, Sabtu (4/9/2026), seusai kegiatan Car Free Day (CFD). Kegiatan tersebut turut disaksikan sejumlah pejabat Forkopimda dan aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten TTU.

Yosep mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten TTU, Polres TTU, Kodim 1618/TTU, Kejaksaan Negeri TTU, Forkopimda, serta masyarakat.

Penggalangan bantuan dilakukan melalui Konser Amal "Nada Harapan TTU untuk Flores" yang digelar di halaman Kantor Bupati TTU sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menjadi korban bencana di Flores.

"Memang pemerintah daerah saat ini tidak memiliki ketersediaan anggaran. Berkat inisiatif teman-teman Forkopimda, khususnya Polres TTU, kita bisa membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Flores," ujar Yosep.

Menurut Yosep, bantuan logistik yang dikirim kali ini akan diarahkan ke Kabupaten Ende. Penentuan jenis bantuan dilakukan berdasarkan hasil peninjauan langsung terhadap kebutuhan masyarakat di lokasi bencana.

Sementara itu, bantuan untuk korban bencana di Kabupaten Nagekeo sebelumnya telah disalurkan dalam bentuk uang tunai sekitar Rp100 juta yang diserahkan langsung kepada pemerintah daerah setempat.

Yosep menjelaskan, jenis bantuan sengaja disesuaikan dengan kebutuhan warga di masing-masing lokasi bencana. Langkah ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan bantuan dengan jenis yang sama.

Saat berada di lokasi bencana, Yosep mengaku menemukan kebutuhan lain yang sangat diperlukan warga, khususnya anak-anak sekolah.

"Saat berada di lokasi, ada anak-anak yang menghampiri dan menyampaikan bahwa mereka membutuhkan seragam. Selain seragam, mereka juga membutuhkan tenda dan senter," katanya.

Menyikapi kebutuhan tersebut, Pemerintah Kabupaten TTU berencana menambah bantuan berupa seragam sekolah bagi anak-anak korban bencana di Flores.

Yosep telah meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTU untuk mengecek ketersediaan seragam sekolah yang masih tersisa untuk siswa SD dan SMP.

"Saya sudah meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengecek apakah masih ada sisa seragam untuk anak-anak SD dan SMP di Kabupaten TTU. Kalau ada, kita dorong untuk membantu anak-anak di Flores," pungkasnya.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut