Terjang Cuaca Ekstrem, Pengiriman Bantuan Korban Gempa Flores Tiba di Palue Disambut Syukur Warga
Pulau Palue merupakan wilayah kepulauan yang terpisah dari Pulau Flores. Kondisi geografis tersebut membuat distribusi logistik menjadi tantangan tersendiri, terlebih setelah gempa yang mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026.
Camat Palue Rudolfus Riba mengapresiasi kepedulian Pertamina Patra Niaga yang ikut membantu masyarakat terdampak bencana.
“Kecamatan Palue mengalami kerusakan fatal. Dengan adanya bantuan dari Pertamina berupa logistik dan kebutuhan dasar lainnya, ini sangat membantu meringankan beban masyarakat kami. Terima kasih, Tuhan memberkati,” ujar Rudolfus.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, termasuk dalam penanganan pascabencana.
“Dalam kondisi bencana, kebutuhan masyarakat harus segera dipenuhi, sementara akses menuju lokasi terkadang tidak mudah. Karena itu, koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi sangat penting. Kami berupaya memastikan bantuan yang telah disiapkan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan, termasuk di wilayah seperti Palue,” ujar Ahad.
Bagi masyarakat Palue, bantuan tersebut bukan sekadar logistik.
"Di tengah keterbatasan akses dan situasi pascagempa, kehadiran bantuan menjadi bentuk kepedulian sekaligus dukungan bagi kami untuk melewati masa sulit setelah bencana,"kisah Joni, warga Palue.
Editor : Sefnat Besie