Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sempat Hilang Kontak, Ayah dan Anak Nelayan asal Sikka Ditemukan Terombang-ambing di Laut
Advertisement . Scroll to see content

Krisis Air Bersih di Wairbura, Warga Terpaksa Minum Air Bercampur Abu Vulkanik

Senin, 10 Agustus 2026 | 17:59 WIB
  • author Frederikus K. Dokeng
Krisis Air Bersih di Wairbura, Warga Terpaksa Minum Air Bercampur Abu Vulkanik
Warga Wairbura Sikka mengambil air dari sumber mata air untuk kebutuhan sehari - hari. ( Foto : Istimewa)

Kondisi sumber mata air yang menjadi andalan warga kini semakin memprihatinkan. Maria mengatakan air yang dahulu tidak mengandung kapur kini berubah dan turut tercampur abu vulkanik.
Karena digunakan untuk kebutuhan konsumsi, warga harus melakukan sejumlah cara sederhana sebelum air diminum. Air dimasak, disaring, kemudian dibiarkan beberapa waktu hingga endapannya turun.

“Dulunya tidak berkapur, tapi sekarang ini sudah berkapur. Dimasak dulu, disaring, taruh sampai mengendap dulu baru diminum. Selain itu, abu vulkanik juga bercampur dengan air,” katanya.

Keterbatasan ekonomi membuat tidak semua keluarga mampu membeli air galon. Warga yang memiliki kemampuan finansial memilih membeli air kemasan untuk memenuhi kebutuhan minum.
Sementara bagi keluarga kurang mampu, sumber mata air tersebut masih menjadi pilihan utama meski kualitas airnya dikeluhkan telah berubah.

Persoalan air bersih ini terjadi ketika aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki masih menjadi perhatian. Abu vulkanik yang terbawa ke sejumlah wilayah turut menambah kekhawatiran masyarakat terhadap kualitas lingkungan dan sumber air.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut