Lansia Ditemukan Tewas di Limbah Pembuangan Tahu, Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban di Airnona
KUPANG, iNewsTTU.id – Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seorang pria lanjut usia yang terjatuh ke dalam limbah pembuangan tahu di Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (2/7/2026). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Karel Bire (67), warga Kelurahan Manutapen, RT 016/RW 005, Kota Kupang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel, mengatakan pihaknya menerima laporan dari Kanit Intel Polsek Kota Raja pada pukul 08.55 WITA. Sebelumnya, korban telah dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Rabu (1/7/2026).
Keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun korban belum ditemukan. Hingga akhirnya pada Kamis sekitar pukul 08.20 WITA, warga menemukan korban berada di dalam limbah pembuangan tahu.
Menerima laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang langsung mengerahkan 10 personel Rescue menuju lokasi menggunakan dua unit kendaraan Rescue D-Max yang dilengkapi peralatan evakuasi, peralatan medis, dan perlengkapan pendukung operasi SAR.
Setibanya di lokasi, tim langsung bergabung dengan unsur SAR gabungan. Sebelum proses evakuasi dilakukan, On Scene Coordinator (OSC) memberikan pengarahan kepada seluruh personel terkait pembagian tugas dan prosedur keselamatan.
Setelah koordinasi, Tim SAR Gabungan mulai melakukan evakuasi dan pada pukul 09.54 WITA korban berhasil diangkat dari lokasi dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya jenazah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang guna penanganan lebih lanjut.
Operasi SAR kemudian resmi ditutup pada pukul 10.10 WITA setelah seluruh rangkaian evakuasi selesai. Unsur yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Polsek Kota Raja, BPBD Kota Kupang, Pemerintah Kelurahan Airnona, keluarga korban, serta masyarakat setempat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel, mengapresiasi seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja sama sehingga proses evakuasi berjalan lancar.
"Keberhasilan operasi ini merupakan hasil sinergi dan kerja sama yang baik antar unsur SAR. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, dedikasi, dan respons cepat dalam pelaksanaan operasi SAR ini. Meskipun korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, seluruh proses evakuasi dapat dilaksanakan dengan aman, cepat, dan sesuai prosedur," ujarnya.
Sementara itu, Lurah Airnona, Jean Ratu, turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban.
Ia mengatakan, meskipun korban merupakan warga Kelurahan Manutapen, seluruh unsur di Kelurahan Airnona bergerak cepat membantu hingga proses evakuasi berhasil diselesaikan.
Editor: Sefnat Besie