get app
inews
Aa Text
Read Next : Blok Hunian Warga Binaan Rutan Kefamenanu Disidak, Wujudkan Lingkungan Bebas Halinar

Pembangunan Jembatan Garuda di Kiuola Masuki Tahap Penting, Gelagar dan Hanger Mulai Dipasang

Senin, 01 Juni 2026 | 06:30 WIB
header img
Proses pemasangan gelagar dan hanger pada jembatan gantung perintis garuda di Desa Kiuola TTU. (Foto: iNewsTTU.id/Sefnat).

KEFAMENANU, iNewsTTU.id–Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Kiuola, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), terus menunjukkan progres signifikan. 

Memasuki akhir Mei 2026, personel Kodim 1618/TTU bersama warga setempat fokus menyelesaikan pemasangan gelagar dan hanger, dua komponen vital yang menjadi penopang utama konstruksi jembatan gantung tersebut.

Tahapan ini menandai pembangunan telah memasuki fase penting menuju penyelesaian akhir. Di tengah kondisi cuaca yang berubah-ubah dan medan pekerjaan yang menantang, prajurit TNI dan masyarakat tetap bekerja bahu-membahu demi memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana.

Pemasangan gelagar dan hanger dilakukan dengan tingkat ketelitian tinggi karena kedua komponen tersebut berperan besar dalam menjaga kekuatan, kestabilan, serta keamanan jembatan saat nantinya digunakan masyarakat.

Semangat gotong royong terlihat jelas di lokasi pembangunan. Sejak pagi hingga malam hari, personel Kodim dan warga terus bekerja tanpa mengenal lelah. Cahaya las yang menyala saat senja hingga malam menjadi gambaran nyata komitmen bersama dalam mewujudkan sarana penghubung yang selama ini dinantikan masyarakat Desa Kiuola dan wilayah sekitarnya.

Komandan Kodim 1618/TTU, Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari program strategis Presiden Republik Indonesia yang dilaksanakan melalui TNI Angkatan Darat dan dipercayakan kepada Kodim 1618/TTU.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan membuka akses yang lebih baik bagi aktivitas sosial maupun ekonomi warga.

“Jembatan ini bukan hanya penghubung dua sisi wilayah, tetapi juga penghubung harapan, kesempatan, dan masa depan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh personel dan warga yang telah menunjukkan pengabdian luar biasa. Dengan semangat persatuan yang terus terjaga, kami optimistis Jembatan Perintis Garuda akan segera berdiri kokoh sebagai simbol kemanunggalan TNI dan rakyat serta menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten TTU,” ujar Dandim.

Sebelumnya, Komandan Korem 161/Wira Sakti Kupang, Brigjen TNI Hendro Cahyono, didampingi Dandim 1618/TTU Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, melaksanakan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Kiuola pada 30 Maret 2026.

Pembangunan jembatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas wilayah pedesaan sekaligus menghadirkan akses transportasi yang lebih aman dan layak bagi masyarakat.

Di wilayah Kodam IX/Udayana sendiri, ditargetkan pembangunan 24 jembatan gantung yang tersebar di tiga wilayah Korem, yakni Korem 161/Wira Sakti, Korem 162/Wira Bhakti, dan Korem 163/Wira Satya. Jembatan Perintis Garuda di Desa Kiuola menjadi salah satu proyek strategis yang diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat di kawasan perbatasan TTU.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut