Korban Terkaman Buaya di Muara Naus Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup
KUPANG, iNewsTTU.id – Korban yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat diterkam buaya saat mandi di Muara Naus, Desa Soliu, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (17/5/2026).
Korban ditemukan saat operasi pencarian hari kedua dimulai sejak pukul 06.00 WITA dan dipimpin Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang bersama unsur Potensi SAR lainnya. Sebelum pencarian dilakukan, seluruh personel mengikuti briefing yang dipimpin langsung oleh On Scene Coordinator (OSC).
Dalam operasi tersebut, Tim SAR Gabungan dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di sekitar lokasi kejadian dengan area pencarian sekitar 500 meter persegi.
Sementara SRU 2 melakukan penyisiran dari titik lokasi kejadian menuju arah hilir sejauh kurang lebih satu kilometer.
Upaya pencarian intensif akhirnya membuahkan hasil pada pukul 09.30 WITA.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian serta aparat desa setempat.
Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke instansi dan organisasi masing-masing.
Keberhasilan operasi kemanusiaan tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Polsek Amfoang Utara, Pospol Soliu, Pemerintah Desa Soliu, BPBD Kabupaten Kupang, BKSDA Kabupaten Kupang, Kecamatan Amfoang Barat Laut, masyarakat setempat, serta keluarga korban.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja keras dalam proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.
Editor : Sefnat Besie