get app
inews
Aa Text
Read Next : KPK Beberkan Alasan Geledah Kantor Pusat Ditjen Pajak Kemenkeu

Lolos dari Pemakzulan DPRD, Bupati Pati Sudewo Justru Tumbang di Tangan KPK

Senin, 19 Januari 2026 | 20:51 WIB
header img
Bupati Pati Sudewo terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. (Foto: iNews)


PATI, iNewsTTU.id – Perjalanan politik Bupati Pati, Sudewo, mencapai titik balik yang dramatis. Setelah sempat "selamat" dari upaya pemakzulan oleh DPRD Kabupaten Pati pada akhir 2025 lalu, Sudewo kini justru tak berkutik setelah ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), Senin (19/1/2026).

Penangkapan ini seolah menjadi babak akhir dari rentetan kontroversi yang menyelimuti kepemimpinannya sejak menjabat pada awal 2025.

 

Gagal Dimakzulkan Meski Didemo Massa

 

Nama Sudewo sempat menjadi sorotan nasional saat kebijakannya menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen memicu kemarahan publik. Gelombang protes besar-besaran menuntut Sudewo mundur dari jabatannya.

Upaya pemberhentian tersebut sebenarnya sempat masuk ke meja hijau legislatif. Namun, dalam Sidang Paripurna DPRD Pati pada 31 Oktober 2025, Sudewo berhasil lolos. Dari 49 anggota dewan, sebanyak 36 anggota menolak rekomendasi pemakzulan, sementara hanya 13 anggota—yang seluruhnya berasal dari Fraksi PDI Perjuangan—yang setuju ia dicopot.

"Rapat paripurna saat itu hanya menyetujui rekomendasi perbaikan kinerja bagi Bupati," kenang Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, saat itu.

 

Terjerat Operasi Senyap KPK

 

Meski berjaya di ranah politik lokal, Sudewo tidak bisa menghindar dari radar KPK. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa Sudewo (SDW) diamankan dalam OTT di Pati dan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polres Kudus.

"Benar, Saudara SDW sedang diperiksa secara intensif oleh tim di wilayah tetangga untuk efektivitas waktu," ujar Budi, Senin (19/1/2026).

Sebelum OTT ini, Sudewo memang sudah berulang kali dipanggil ke Gedung Merah Putih sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek jalur kereta api (KA) ganda. Penangkapan ini diduga kuat merupakan pengembangan dari kasus tersebut atau perkara baru yang melibatkan transaksi tunai di lapangan.
Profil dan Rekam Jejak Sudewo

Lahir di Pati pada 11 Oktober 1968, Sudewo memiliki latar belakang pendidikan Teknik Sipil dari Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Magister Teknik dari Universitas Diponegoro (Undip). Sebelum menjadi Bupati, ia memiliki karier panjang di birokrasi Kementerian Pekerjaan Umum dan dua periode menjabat sebagai Anggota DPR RI dari Partai Gerindra.

Kini, sang "Arsitek" pembangunan yang baru menjabat setahun sebagai Bupati tersebut harus menghadapi kenyataan pahit. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukumnya, yang berpotensi mengakhiri masa jabatannya lebih cepat melalui jalur hukum, bukan politik.

 

 

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut