get app
inews
Aa Text
Read Next : Pramugari Gadungan Terbongkar di Pesawat Batik Air, Ambisi dan Tekanan Keluarga Jadi Pemicu

Terobsesi Jadi Pramugari dan Pakai Atribut Palsu, Wanita Asal Palembang Diamankan di Bandara Soetta

Kamis, 08 Januari 2026 | 17:11 WIB
header img
Wanita asal Palembang berinisial KN menggunakan seragam pramugari ditangkap petugas keamanan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Foto: Istimewa

TANGERANG, iNewsTTU.id – Petugas keamanan Bandara Soekarno-Hatta mengamankan seorang wanita berinisial KN asal Palembang karena mengenakan atribut pramugari lengkap namun bukan merupakan kru maskapai resmi. KN diamankan setelah melakukan penerbangan dari Palembang menuju Jakarta menggunakan maskapai Batik Air pada awal Januari 2026.

Aksi penyamaran KN terbongkar setelah kru pesawat Batik Air dalam penerbangan dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II mulai curiga karena tidak mengenali wajah KN sebagai bagian dari rekan sejawat mereka, meski tampil meyakinkan dengan seragam dan atribut pramugari.

Motif: Tutupi Rasa Malu Usai Tertipu

Setelah diinterogasi selama perjalanan dan diserahkan ke Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, terungkap motif di balik aksi nekat tersebut. KN mengaku sangat terobsesi menjadi pramugari, namun ia justru menjadi korban penipuan saat mendaftar hingga mengalami kerugian mencapai Rp30 juta.

"Hasil pemeriksaan mengungkap yang bersangkutan menggunakan seragam pramugari karena memiliki cita-cita besar menjadi pramugari dan sebelumnya pernah mendaftar. Karena tertipu dan ingin menutupi rasa malu, ia mengaku kepada orang sekitarnya sudah bekerja sebagai pramugari," ujar Kanit Indag Polresta Bandara Soetta, Iptu Agung Pujianto.

KN dapat masuk ke dalam pesawat karena memiliki tiket penerbangan resmi sebagai penumpang. Polisi telah menyita barang bukti berupa koper, tas, pakaian seragam, hingga tanda pengenal (ID card) palsu yang digunakan pelaku.

Permintaan Maaf dan Proses Hukum

Menyadari perbuatannya menimbulkan kegaduhan, KN telah menyampaikan klarifikasi serta permintaan maaf secara terbuka. Hingga saat ini, pihak Kepolisian masih mendalami ada atau tidaknya unsur pidana dalam kasus ini. Hal ini dikarenakan pihak maskapai Batik Air tidak membuat laporan resmi dan hanya menyerahkan KN untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Iptu Agung Pujianto juga memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar waspada terhadap praktik penipuan rekrutmen maskapai.

"Kepada masyarakat, apabila ingin menjadi pramugari agar mendaftar sesuai prosedur resmi di maskapai. Jangan melalui seseorang yang menjanjikan kelulusan, yang pada akhirnya tidak sesuai fakta dan hanya merugikan," pungkasnya.

 

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut