Omzet UMKM Anjlok hingga 70 Persen Imbas Rekayasa Lalin, Pedagang Ngadu ke Pemkab TTU

*Sefnat Besie
Fahmi Abdullah Staf Khusus Bupati TTU Bidang Ekonomi dan pemberdayaan UMKM saat dialog dengan perwakilan pedagang pasar lama. (Foto: Istimewa).

"Terkait dengan keluhan pelaku UMKM ini, selaku staf khusus bupati bidang ekonomi, kita akan sampaikan langsung kepada pihak kepolisian dan juga pemerintah daerah untuk mencarikan solusi terbaik," terang Fahmi.

Tanggapan Pihak Kepolisian: Masih Tahap Uji Coba

Sebelumnya, Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote melalui Kasat Lantas Polres TTU, IPTU Rokhy Hermanto, menjelaskan bahwa kebijakan rekayasa lalu lintas ini memang masih berada dalam tahap uji coba selama satu pekan.

Pihaknya bersama Dinas Perhubungan akan melakukan evaluasi menyeluruh guna mendengarkan masukan serta kendala yang dirasakan oleh masyarakat di lapangan.

Menurutnya, hasil evaluasi tersebut nantinya akan dilaporkan kepada pimpinan guna menentukan pola lalu lintas yang paling ideal ke depannya.

"Kita uji coba selama satu minggu. Nanti setelah itu kita evaluasi. Kalau dampaknya baik, kita lanjutkan. Kalau ada kendala, kita cari solusi atau kita rubah jalurnya," jelas IPTU Rokhy.

Selain melakukan penataan arus kendaraan di lapangan, pihak kepolisian bersama instansi terkait juga terus menggencarkan sosialisasi kepada para pengguna jalan agar masyarakat dapat beradaptasi dengan sistem rekayasa lalu lintas yang baru ini.

 

Editor : Sefnat Besie

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network