Prof. Dr. Ir. Paulus Klau Tahuk menegaskan bahwa hilirisasi riset tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Universitas Timor, masyarakat, dan Kelompok Tani Pol Usapi dalam mengembangkan inovasi peternakan yang sesuai dengan kondisi lokal Timor Tengah Utara.
Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat penting agar hasil riset tidak berhenti pada lingkungan akademik, tetapi dapat dikembangkan dan dimanfaatkan untuk meningkatkan pengetahuan serta praktik pemeliharaan ternak di tingkat peternak.
"Melalui hilirisasi riset ini, kami berharap sinergi antara Universitas Timor, masyarakat, dan Kelompok Tani Pol Usapi semakin kuat dalam mengembangkan inovasi peternakan yang sesuai dengan kondisi lokal Timor Tengah Utara," ujar Paulus.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Universitas Timor melalui Program Studi Peternakan untuk menghubungkan kegiatan penelitian dengan kebutuhan nyata masyarakat.
Inovasi teknologi penggemukan sapi Bali melalui aplikasi pakan komplit diharapkan menjadi salah satu langkah dalam mendorong penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang peternakan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
