KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena mendorong masyarakat Desa Noebaun, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), tidak sekadar menjadi penerima bantuan pemerintah, tetapi mampu mengubah keterampilan dan bantuan yang diberikan menjadi kekuatan ekonomi baru bagi keluarga.
Hal tersebut disampaikan Melkiades saat menghadiri kegiatan Intervensi Perangkat Daerah (Dasa Cita) Provinsi NTT di Desa Noebaun, Senin (21/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi NTT menghadirkan sejumlah program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari pemberdayaan ekonomi hingga pelayanan kesehatan.
Sebanyak 100 warga mengikuti pelatihan pembuatan tas berbahan kain tenun. Pemerintah juga menyerahkan mesin jahit tipe industri kepada kelompok peserta pelatihan serta menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi 150 warga Desa Noebaun.
Melkiades menegaskan, program tersebut tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial atau pelatihan sesaat.
Menurutnya, keterampilan yang diperoleh masyarakat harus dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang mampu menghasilkan pendapatan dan membuka peluang usaha.
“Melalui intervensi perangkat daerah ini, kita ingin mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai kegiatan yang menyentuh kebutuhan dasar sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk menjadi lebih sehat, terampil, produktif, mandiri, dan sejahtera,” ujar Melkiades.
Ia berharap bantuan mesin jahit yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh kelompok masyarakat untuk meningkatkan produksi sekaligus mengembangkan usaha bersama.
Melkiades bahkan mendorong produk hasil kreativitas warga Desa Noebaun dapat menjadi produk unggulan desa dengan identitas yang kuat dan secara bertahap menembus pasar yang lebih luas.
“Saya percaya produk-produk yang dihasilkan masyarakat Desa Noebaun dapat menjadi salah satu produk unggulan desa, memiliki identitas yang kuat, dan secara bertahap mampu masuk ke pasar yang lebih luas,” katanya.
Tekankan Pembangunan Manusia
Selain sektor ekonomi, Pemerintah Provinsi NTT juga memberikan perhatian terhadap kesehatan masyarakat melalui pemeriksaan kesehatan gratis.
Melkiades mengatakan pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dalam upaya mendeteksi kondisi kesehatan masyarakat sejak dini sehingga berbagai risiko dapat segera ditangani.
Ia menegaskan, pembangunan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan jalan, gedung maupun infrastruktur fisik.
Menurutnya, pembangunan juga harus diarahkan untuk menciptakan masyarakat yang sehat, terampil, produktif dan mandiri.
“Pembangunan bukan hanya tentang membangun jalan, gedung, atau infrastruktur fisik. Pembangunan juga berarti membangun manusia yang sehat, memiliki keterampilan, produktif, mandiri, serta mampu mengelola potensi yang ada di lingkungannya menjadi kekuatan ekonomi,” tegasnya.
Karena itu, masyarakat juga diminta berperan aktif menjaga kesehatan, kebersihan lingkungan serta memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia.
Melkiades berharap masyarakat Desa Noebaun dapat mengambil peran lebih besar dalam pembangunan, bukan hanya sebagai penerima manfaat program pemerintah.
Semangat tersebut, kata dia, sejalan dengan upaya pemerintah mewujudkan NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera dan berkelanjutan.
Apresiasi Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur NTT juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati TTU beserta jajaran Pemerintah Kabupaten TTU, perangkat daerah Provinsi NTT dan Kabupaten TTU, Camat Noemuti, Pemerintah Desa Noebaun serta seluruh masyarakat yang mendukung kegiatan tersebut.
Apresiasi juga diberikan kepada PT Kalbe Farma dan PT Sanghiang Perkasa, tenaga kesehatan, instruktur pelatihan, panitia serta pihak lainnya yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan.
Melkiades menilai kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat perlu terus diperkuat agar program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan warga dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Akhirnya, marilah kita terus bergandengan tangan, bekerja bersama dan mengambil bagian sesuai dengan kapasitas kita masing-masing dalam membangun Nusa Tenggara Timur,” pungkasnya
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
