Pasar Modern Kefamenanu Dibangun, Pedagang Tak Lagi Jualan di Tempat Kumuh dan Berlumpur

*Sefnat Besie
Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo saat peletakan batu pertama pembangunan pasar modern Kefamenanu. (Foto: istimewa)

KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mulai membangun pasar modern di Kelurahan Benpasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo, Jumat (11/9/2026).

Pasar modern tersebut dikerjakan oleh PT Duta Abadi dengan nilai kontrak mencapai Rp18,55 miliar. Proyek ini memiliki waktu pelaksanaan selama 135 hari.

Pembangunan pasar modern ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan fasilitas perdagangan yang lebih layak, bersih dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pedagang dan pembeli di Kefamenanu.

Selama ini, aktivitas perdagangan di lokasi tersebut masih identik dengan kondisi lingkungan yang kurang representatif. Sejumlah pedagang harus berjualan di tempat yang dinilai kumuh, berlumpur dan menimbulkan bau tidak sedap.

Kondisi tersebut diharapkan berubah setelah pembangunan pasar modern rampung.

Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo mengatakan, pembangunan pasar modern bukan hanya mengenai perubahan fisik bangunan, tetapi juga harus menumbuhkan rasa memiliki dari masyarakat terhadap fasilitas yang dibangun pemerintah.

"Saatnya kita berikan yang terbaik untuk mereka. Ada rasa bangga dan rasa memiliki. Sehingga ketika ini jadi, barang ini adalah milik semua orang," kata Yosep.

Menurutnya, konsep pasar modern secara sederhana dapat dilihat dari kondisi fasilitas yang disediakan. Jika pasar tradisional identik dengan kondisi tanah atau lingkungan yang kurang tertata, maka pasar modern harus memberikan lingkungan perdagangan yang lebih baik dan nyaman.

"Kalau pasar tradisional kau masuk halihoso, kalau pasar modern kamu masuk sudah aspal," ujarnya.

Pengelolaan Pasar Akan Diubah

Selain pembangunan fisik, Pemkab TTU juga menyiapkan perubahan dalam sistem pengelolaan pasar setelah bangunan tersebut selesai.

Bupati Yosep mengatakan pemerintah daerah sedang mempersiapkan pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), salah satunya yang akan secara khusus menangani pengelolaan pasar.

BUMD tersebut nantinya diarahkan menjadi Perusahaan Daerah (PD) Pasar yang bertugas mengelola pasar secara lebih profesional.

"Kita segera akan membentuk yang namanya BUMD yang kemudian membawahi PD Pasar, Perusahaan Daerah Pasar, yang khusus mengelolanya," jelasnya.

Ia mengatakan, pembentukan BUMD tersebut sedang dipersiapkan bersama DPRD TTU. Selain PD Pasar, pemerintah daerah juga tengah mendorong pembentukan dua BUMD baru yang diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dengan demikian, pasar modern nantinya tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi daerah dan masyarakat.

Kontraktor Kejar Waktu 135 Hari

Kepala Perwakilan PT Duta Abadi, Adrianus Bijai, mengatakan pihaknya akan mempersiapkan pekerjaan secara matang sekaligus mempercepat proses pembangunan mengingat waktu pelaksanaan proyek hanya 135 hari.

Menurut Adrianus, waktu tersebut masih memungkinkan untuk menyelesaikan pekerjaan. Namun, pihaknya menghadapi tantangan berupa proses cutting atau pemotongan/persiapan lokasi yang berjalan lebih lambat dari yang diharapkan.

"Kami akan percepat dengan sistem kerja siang dan malam. Sebenarnya waktu cukup, tapi persoalan cutting lokasi yang lambat," katanya.

Pihak kontraktor memastikan akan mengoptimalkan tenaga dan waktu agar pembangunan pasar dapat diselesaikan sesuai target kontrak.

Pedagang Sambut Baik Pembangunan Pasar

Harapan besar juga datang dari para pedagang yang selama ini beraktivitas di lokasi pasar.

Ketua pasar baru, Thomas Tefi, berharap pembangunan pasar modern dapat segera diselesaikan sehingga para pedagang bisa menempati dan memanfaatkannya untuk berjualan.

Para pedagang menyambut baik pembangunan tersebut karena fasilitas baru dinilai dapat memberikan tempat berdagang yang lebih aman dan layak.

"Kami sangat bangga dengan adanya pasar modern ini. Memang sebelumnya kami jualan di lokasi yang kumuh dan bau busuk serta berlumpur. Tapi nanti pasar sudah jadi, kami pasti akan aman," ujar Thomas.

Dengan hadirnya pasar modern tersebut, masyarakat berharap aktivitas perdagangan di Kefamenanu dapat berlangsung lebih tertib, bersih dan nyaman.

Bagi pedagang, pasar baru diharapkan memberikan tempat usaha yang lebih layak. Sementara bagi masyarakat sebagai konsumen, fasilitas tersebut diharapkan menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih nyaman.

Di sisi lain, pemerintah daerah berharap keberadaan pasar modern dapat menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah melalui pengelolaan yang lebih profesional.

Editor : Sefnat Besie

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network