Evaluasi Program Cek Kesehatan Gratis, Pemkab Soroti Kendala di Lapangan

*Sefnat Besie
Evaluasi Program Cek Kesehatan Gratis, Pemkab Timor Tengah Utara NTT Soroti Kendala di Lapangan. (Foto: iNewsTTU.id/Sefnat).

KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, melalui Dinas Kesehatan menggelar Pertemuan Evaluasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tingkat Kabupaten TTU Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Hotel Ariesta, Kefamenanu, Rabu (9/9/2026), dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati TTU Kamillus Elu.

Wakil Bupati Kamillus Elu mengatakan Pemerintah Kabupaten TTU berharap melalui evaluasi dan sinergi lintas sektor tersebut, cakupan pelayanan CKG semakin meningkat dan masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan preventif dan promotif secara lebih mudah, termasuk masyarakat yang berada di wilayah terpencil.

Menurutnya, pertemuan ini menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan program CKG yang telah berjalan di seluruh wilayah Kabupaten TTU, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petugas di tingkat Puskesmas dan kecamatan.

"Program CKG merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit, penyakit tidak menular, penyakit menular, serta berbagai persoalan kesehatan lainnya pada seluruh siklus kehidupan."kata Kamillus dalam sambutannya. 

Di Kabupaten TTU, pelaksanaan CKG melibatkan Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan primer yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Memasuki tahun anggaran 2026, capaian program CKG di 24 kecamatan dan seluruh Puskesmas di Kabupaten TTU masih menunjukkan variasi. 

Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian antara lain validitas data pelaporan, baik berbasis aplikasi maupun manual, manajemen logistik reagen, hingga hambatan geografis di wilayah terpencil.

Karena itu, pertemuan evaluasi tersebut diharapkan dapat menghasilkan strategi dan langkah konkret untuk meningkatkan cakupan serta mutu pelayanan CKG di Kabupaten TTU.

Kegiatan diikuti sekitar 60 peserta yang terdiri dari jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, 24 camat, serta kepala Puskesmas se-Kabupaten TTU.

Selain evaluasi capaian, peserta juga mendapatkan materi terkait arah kebijakan Program CKG Tahun 2026 dan strategi peningkatan cakupan serta mutu pelayanan dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT.

Pertemuan juga diisi dengan diskusi panel dan tanya jawab mengenai pengalaman pelaksanaan di lapangan, termasuk kendala teknis dan logistik yang dihadapi Puskesmas.

Selanjutnya, peserta mengikuti workshop penyusunan strategi peningkatan capaian CKG, termasuk pembahasan skema pelayanan mobile clinic dan upaya peningkatan mutu pelayanan.

Pada akhir kegiatan, peserta bersama Dinas Kesehatan merumuskan rekomendasi dan rencana tindak lanjut (RTL), termasuk penyusunan dokumen rencana aksi peningkatan mutu pelayanan CKG di masing-masing Puskesmas.

Ketua Panitia Pelaksana Pertemuan Evaluasi Program CKG Kabupaten TTU, Marthen M. Bandi, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan CKG sekaligus menyusun strategi peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

Evaluasi dilakukan untuk mengetahui capaian sasaran CKG di masing-masing Puskesmas, mengidentifikasi kendala teknis, logistik, operasional dan sumber daya manusia (SDM), serta menyosialisasikan regulasi dan target program CKG tahun 2026.

Menurutnya, hasil pertemuan diharapkan dapat menghasilkan langkah nyata, termasuk inovasi pelayanan dan penyempurnaan standar operasional prosedur (SOP), sehingga pelayanan CKG dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di wilayah Kabupaten TTU.

Editor : Sefnat Besie

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network