KUPANG, iNewsTTU.id – Tim SAR gabungan mengevakuasi sesosok mayat yang ditemukan mengapung di perairan Pantai Oeteta, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (2/9/2026).
Korban hingga kini belum diketahui identitasnya. Dalam laporan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, korban hanya dicatat dengan identitas Mr. XXX.
Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 02.30 WITA oleh seorang nelayan bernama Stev bersama sejumlah rekannya yang sedang menarik jaring ikan di perairan Pantai Oeteta arah barat.
Saat melakukan aktivitas melaut, para nelayan tersebut melihat sesosok mayat terapung di permukaan air. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak keluarga dan diteruskan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang untuk mendapatkan bantuan evakuasi.
Laporan diterima petugas SAR pada pukul 08.05 WITA. Selanjutnya, pada pukul 08.20 WITA, lima personel Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang diberangkatkan menuju lokasi menggunakan satu unit kendaraan angkut personel dan satu unit rubber boat lengkap dengan peralatan SAR.
Tim Rescue tiba di lokasi sekitar pukul 09.15 WITA. Setelah melakukan briefing dan persiapan, proses evakuasi korban langsung dilakukan.
Sekitar pukul 09.30 WITA, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban dalam kondisi meninggal dunia.
Korban kemudian diserahkan kepada pihak berwajib untuk proses lebih lanjut dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang.
Setelah proses evakuasi selesai, pada pukul 09.45 WITA, On Scene Coordinator (OSC) melaksanakan debriefing dan menyatakan operasi SAR selesai serta diusulkan untuk ditutup.
Unsur yang terlibat dalam operasi tersebut di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Polsek Kupang Tengah, pihak keluarga korban, serta masyarakat setempat.
Hingga berita ini diturunkan, identitas korban belum diketahui. Pihak berwenang masih melakukan penanganan dan proses identifikasi lebih lanjut.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat atas kerja sama dan dukungan selama proses evakuasi berlangsung.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
