KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan longsor di belakang Kantor Desa Batnes, Kecamatan Musi, Kamis (14/5/2026) sekitar pukul 06.00 WITA.
Pantauan wartawan di lokasi, material longsor dengan panjang sekitar 30 meter itu kini mengancam bangunan kantor desa. Kondisi tanah yang terus bergerak akibat rembesan air membuat area sekitar lokasi longsor semakin rawan.
Selain itu, kayu dan material tanah di sekitar tebing juga terus bergeser. Warga khawatir longsor akan semakin meluas apabila hujan deras terus mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari ke depan.
Tidak hanya mengancam Kantor Desa Batnes, longsor juga berpotensi membahayakan jalan penghubung perbatasan RI-RDTL menuju Kota Kefamenanu yang berjarak sekitar 30 meter dari titik longsor.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) TTU, Felismino Askeli, membenarkan kejadian tersebut.
“Saat ini kami sedang menuju lokasi bencana untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan sekaligus menentukan langkah tanggap darurat selanjutnya,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan terkait korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat peristiwa tersebut. Namun warga di sekitar lokasi diminta tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
