Sejumlah warga Desa Kiuola yang memiliki keahlian sebagai tukang juga dilibatkan dalam proses pengerjaan. Keterlibatan mereka dinilai mampu mempercepat progres sekaligus menjaga kualitas hasil pembangunan.
Komandan Kodim 1618/TTU, Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, menegaskan pihaknya berkomitmen menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut tepat waktu dengan hasil maksimal.
“Kami terus mempercepat setiap tahapan pekerjaan dengan tetap mengedepankan kualitas dan keselamatan. Dukungan masyarakat menjadi energi besar bagi kami agar jembatan ini segera dimanfaatkan warga,” ujarnya.
Dia menyampaikan, kehadiran Jembatan Perintis Garuda diharapkan mampu membuka akses transportasi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Selain itu, pembangunan ini juga menjadi simbol kuat kemanunggalan TNI dan rakyat yang terjalin melalui semangat gotong royong di lapangan.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
