KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Dampak hujan yang melanda wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dalam beberapa hari terakhir mulai menunjukkan penurunan seiring berkurangnya intensitas curah hujan.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) TTU, Felismino Askeli, mengatakan meski kondisi mulai membaik, sejumlah wilayah masih tercatat terdampak bencana hidrometeorologi.
“Informasi terbaru, dampak hujan satu dua hari belakangan ini memang menurun seiring menurunnya curah hujan. Namun, perlu kami sampaikan bahwa ada beberapa wilayah yang terdampak dalam satu pekan terakhir,” ujar Felismino saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (25/3/2026).
Ia merinci, desa-desa yang terdampak meliputi Desa Tualene, Desa Oepuah Utara, dan Desa Luniup yang mengalami genangan banjir.
Sementara itu, kejadian longsor dilaporkan terjadi di Desa Banain A di sekitar area permukiman warga serta di Desa Haumeni yang mengakibatkan longsor pada badan jalan desa.
Sebelumnya, BPBD TTU juga telah menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Desa Oekopa, Kecamatan Biboki Tanpah. Bantuan berupa beras sebanyak 1 ton diberikan kepada 90 kepala keluarga (KK) yang mengalami dampak paling parah.
“Bantuan beras 1 ton disalurkan untuk 90 kepala keluarga sebagai bentuk tanggap darurat pemerintah daerah,” jelasnya.
BPBD TTU mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi berubah.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
