Geliat IKM TTU, 1.200 Produk Lokal Kini Menghuni Gerai Resmi Siap Tembus Pasar Global

*Sefnat Besie*
1.200 Produk Lokal di Kabupaten timor tengah Utara, NTT Kini Menghuni Gerai Resmi di Kota Kefamenanu dan siap Tembus Pasar Global. Foto: iNewsTTU.id/Sefnat

KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Para pengusaha Industri Kecil Menengah, (IKM) di Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT kini tak lagi ragu, hasilnya sudah bisa ditampung melalui gerai resmi.

Melalui kkehadiran NTT Mart di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menjadi angin segar bagi pelaku usaha lokal. Sebanyak 40 pengusaha Industri Kecil Menengah (IKM) menyatakan kesiapannya mendukung penuh gerai tersebut dengan menyuplai lebih dari 1.200 jenis produk unggulan hasil karya masyarakat Salu Miomafo kuluan Maubes

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Dr. Drs. Zet Sony Libing, mengungkapkan bahwa ribuan produk yang masuk ke gerai NTT Mart TTU telah melalui kurasi dan mencakup berbagai sektor, mulai dari kuliner, kriya, hingga fashion etnik.

"Ada 40 pengusaha IKM yang terlibat aktif. Produk yang dihasilkan luar biasa, jumlahnya mencapai 1.200 lebih produk. Semuanya kini tersedia di satu tempat untuk dipasarkan secara luas," ujar Sony Libing saat peluncuran NTT Mart di Kefamenanu, Jumat (23/1/2026).

Kepastian Pasar bagi Pelaku Usaha

Skema NTT Mart ini dinilai sangat menguntungkan pelaku IKM. Dengan sistem pemerintah daerah membeli langsung produk mereka, para pengusaha kecil tidak lagi dibayangi ketidakpastian pasar. Produk-produk seperti kain tenun modifikasi, camilan khas, hingga produk kesehatan tradisional kini memiliki "rumah" resmi yang representatif.

Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, menambahkan bahwa keberadaan ribuan item produk ini membuktikan kreativitas masyarakat TTU sangat tinggi. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan pendataan agar tidak ada produk UMKM yang tidak tersalurkan.

"Selama ini produk kita banyak, hampir seribu lebih item, tapi tidak terdata. Hari ini, dengan adanya NTT Mart, semua produk dari 40 IKM ini mendapatkan legitimasi. Kita pastikan harganya standar sehingga pasar merespon positif," kata Bupati Falent.

Bupati Falent menambahkan, kualitas 1.200 produk yang dipasok para pengusaha IKM TTU ini pun tidak main-main. Beberapa di antaranya bahkan telah mendapatkan undangan pameran di Belanda dan Hungaria pada tahun ini.

Sementara itu, Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena, yang meresmikan gerai tersebut, memuji konsistensi para pengusaha IKM dalam menjaga mutu. Berdasarkan penilaian Badan POM, produk olahan dari TTU dikenal memiliki standar keamanan dan kualitas yang berkelas.

"Ini bukan sekadar pajangan, tapi produk berkelas yang siap bersaing. Dengan dukungan 40 IKM ini, NTT Mart TTU menjadi tulang punggung baru dalam mengenalkan kekayaan lokal kita ke kancah nasional hingga internasional," pungkas Gubernur Melki.

 

Editor : Sefnat Besie

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network