Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bank NTT Jadi Sponsor Utama Dukung Pemda TTU di Ekspo UMKM di Jepang
Advertisement . Scroll to see content

Heboh, Ratu Thailand Terbangkan Sendiri Boeing 737 ke Jepang

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06 WIB
  • author Anton Suhartono, Sefnat Besie
Heboh, Ratu Thailand Terbangkan Sendiri Boeing 737 ke Jepang
Ratu Thailand saat Terbangkan Sendiri Boeing 737 ke Jepang. (Foto: Istimewa).

BANGKOK, iNewsTTU.id – Permaisuri Thailand, Ratu Suthida, kembali mencuri perhatian publik internasional. Kali ini, ia menghebohkan dunia maya setelah secara mandiri menerbangkan pesawat komersial jenis Boeing 737-800 milik Kerajaan Thailand menuju Jepang, Rabu (14/10/2026).

Penerbangan jarak jauh tersebut dilakukan Ratu Suthida dari Pangkalan Udara Don Mueang di Bangkok menuju Bandara New Chitose di Sapporo, Hokkaido. Pesawat yang dikemudikannya mendarat dengan mulus pada pukul 10.05 waktu setempat.

Kehadiran Ratu Suthida di Sapporo dijadwalkan untuk menghadiri kejuaraan hoki es Wanita Asia Federasi Hoki Es Internasional (IIHF) 2027.

Dalam turnamen bergengsi tersebut, Ratu Suthida yang juga didapuk sebagai duta besar global pertama IIHF dijadwalkan turun tangan langsung menyerahkan medali serta trofi kepada para atlet yang berkompetisi.

Tak berhenti sampai di kokpit pesawat, aksi mandiri Ratu Suthida kembali berlanjut setibanya di darat. Sesampainya di Hokkaido, ia dilaporkan mengendarai mobilnya sendiri menuju hotel tempatnya menginap di Kota Sapporo.

Deretan Rekor Penerbangan Militer hingga Sipil

Aksi menerbangkan pesawat ini berselang tidak lama dari pencapaian fenomenal Ratu Suthida pada 8 Oktober 2026 lalu.

Saat itu, ia sukses merampungkan penerbangan solo pertamanya menggunakan jet tempur canggih JAS 39C Gripen di hadapan sang suami, Raja Maha Vajiralongkorn.

Pencapaian tersebut mencatat namanya sebagai ratu pertama di dunia yang mampu menerbangkan jet tempur militer.

Sebelum resmi dinperistri oleh Raja Maha Vajiralongkorn pada 2019, Suthida memiliki latar belakang kuat di dunia penerbangan. Ia pernah bekerja sebagai pramugari untuk maskapai nasional Thai Airways.

Ia kemudian memulai sekolah penerbangan sejak 2010 dan hingga kini telah mengantongi catatan hampir 1.190 jam terbang.

Dalam berbagai kesempatan kerajaan, ia bahkan kerap bertugas sebagai kopilot mendampingi Raja, termasuk dalam penerbangan menantang ke Bandara Internasional Paro di Bhutan, serta kunjungan kenegaraan ke Hanoi, Vietnam, pada September lalu.

 

 

 

 

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut