get app
inews
Aa Text
Read Next : Donasi Terkumpul, Guru dan Siswa SMA Taekas Salurkan untuk Korban Gempa Flores

Gempa M4,1 Guncang Flores Siang Ini, BMKG Catat 10.890 Kali Gempa Susulan

Selasa, 01 September 2026 | 14:12 WIB
header img
Penampakan sebuah bangunan yang runtuh akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,7 di Pulau Flores (Foto: Istimewa)

FLORES, iNewsTTU.id – Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 4,1 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (1/9/2026) siang.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 13.20.32 WIB dengan kedalaman 17 kilometer.

Episenter gempa berada pada koordinat 8,34° Lintang Selatan dan 120,58° Bujur Timur, atau tepatnya di darat sekitar 33 kilometer timur laut Manggarai, NTT.

BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami berdasarkan hasil pemodelan tsunami.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini dikategorikan sebagai gempa bumi dangkal yang dipicu aktivitas Flores Back-Arc Thrust. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust.

Dirasakan Warga Manggarai

Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa dirasakan di wilayah Manggarai dengan skala intensitas II-III Modified Mercalli Intensity (MMI).

"Pada skala tersebut, getaran dirasakan seperti adanya truk bermuatan yang melintas," kata Arief Tyastama, Kepala stasiun Geofisika Kupang. 

BMKG menyebut gempa M4,1 ini merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan (aftershock) pascagempa utama berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 pukul 05.58.23 WIB.

Hingga Selasa (1/9/2026) pukul 13.40 WIB, hasil monitoring BMKG mencatat sebanyak 10.890 aktivitas gempa bumi susulan, dengan magnitudo terbesar mencapai 6,2.

BMKG memastikan pemantauan terhadap aktivitas gempa susulan masih terus dilakukan. Informasi terbaru akan disampaikan kepada para pemangku kepentingan dan masyarakat.

Imbauan BMKG kepada Masyarakat

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu atau informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat gempa bumi karena dapat membahayakan keselamatan.

 

 

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut