Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup Sukoharjo 2026 Resmi Dibuka, Diikuti Atlet Timor Leste
SUKOHARJO, iNewsTTU.id – Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup Sukoharjo 2026 resmi bergulir. Kompetisi bergengsi ini dibuka langsung oleh Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, di GOR Bung Karno, Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah, pada Sabtu (25/7/2026).
Turnamen yang berlangsung selama dua hari hingga Minggu (26/7/2026) ini menyedot perhatian besar. Ratusan pesilat dari berbagai daerah di Pulau Jawa dan Bali turut ambil bagian. Menariknya, kompetisi ini juga diikuti oleh peserta internasional, dengan atlet terjauh yang datang dari Timor Leste.
Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sukoharjo, Marjono, mengungkapkan bahwa ajang ini dirancang sebagai wadah pembinaan sekaligus alat ukur kemampuan bagi para atlet dari berbagai kelompok usia.
"Selain peserta dari berbagai daerah di Jawa dan Bali, kejuaraan ini juga diikuti mahasiswa asing yang menjadi atlet pencak silat, salah satunya berasal dari Timor Leste," ujar Marjono.
Ia menambahkan bahwa porsi kepesertaan saat ini masih didominasi oleh kontingen lokal dari Sukoharjo dan wilayah Solo Raya, yang mencakup sekitar 60 persen dari total seluruh peserta.
## Targetkan Pembentukan Karakter Generasi Muda
Bupati Cup 2026 kali ini mempertandingkan berbagai kelompok umur secara komprehensif, mulai dari:
* Kategori pra-usia dini
* Kategori usia dini
* Kategori pra-remaja
* Kategori remaja
* Kategori dewasa
Adapun nomor yang diperlombakan dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu kategori tanding dan kategori seni. Marjono menegaskan, suksesnya acara ini merupakan buah manis dari sinergi kuat antara IPSI Kabupaten Sukoharjo, KONI, dan Pemkab Sukoharjo demi mencetak atlet masa depan yang berprestasi.
Di sisi lain, Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan acara ini. Menurutnya, pencak silat memiliki esensi yang jauh lebih dalam daripada sekadar perebutan medali.
"Kejuaraan ini bukan sekadar menentukan siapa yang menjadi juara, tetapi juga menyiapkan generasi masa depan yang berkarakter, berintegritas, dan mampu membawa nama daerah hingga tingkat nasional maupun internasional," tegas Eko Sapto.
Ia menilai pencak silat adalah pilar penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM). Olahraga bela diri asli Indonesia ini mengajarkan nilai-nilai kehidupan yang fundamental, mulai dari kedisiplinan, sportivitas, pengendalian diri, hingga rasa hormat kepada sesama.
Melalui stimulus Bupati Cup 2026, Pemkab Sukoharjo optimistis akan lahir pesilat muda berbakat yang siap mengguncang panggung nasional hingga internasional, sekaligus memperkuat posisi Sukoharjo sebagai salah satu lumbung pesilat berprestasi di Indonesia.
Editor : Sefnat Besie