get app
inews
Aa Text
Read Next : Bangunan SD Inpres Oepula di TTS Roboh, 3 Luka, Satu Siswa Meninggal Dunia

Kronologi Siswa SD Tewas Tertimpa Bangunan Tua di TTS

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:54 WIB
header img
Bangunan SD yang roboh dan menewaskan seorang siswa di TTS. (Foto: Istimewa).

SOE, iNewsTTU.id – Tragedi memilukan menimpa anak-anak di Desa Nifukani, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Bangunan lama milik SD Inpres Oepula yang sudah tidak digunakan lagi tiba-tiba roboh dan menelan korban jiwa, Rabu (18/03/2026) petang.

Kapolres TTS, AKBP Hendra Dorizen, mengonfirmasi bahwa peristiwa maut tersebut terjadi pukul 17.30 WITA. Akibat kejadian ini, satu orang anak tewas di lokasi kejadian, sementara dua lainnya mengalami luka-luka.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan saksi mata, Agustinus Talan, peristiwa bermula saat belasan anak sedang bermain sepak bola di halaman sekolah. Karena cuaca mulai gerimis, anak-anak tersebut memilih berteduh di bawah teras bangunan tua yang dibangun sejak tahun 1991 tersebut.

Tak berselang lama, terdengar suara dentuman keras. Bangunan yang diketahui sudah tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) sejak tahun 2023 itu roboh seketika.

"Saksi mendengar suara keras dan melihat bangunan sudah rubuh. Ternyata di dalamnya ada anak-anak yang sedang berteduh sambil bermain bola," ungkap laporan pihak kepolisian.

Data Korban

- Noldi Kause (9): Pelajar kelas 1 SD. Korban meninggal dunia di tempat setelah tertimpa tiang penyangga bagian depan tepat di bagian kepala.

-Juliana Nenohai (13): Pelajar SMP. Mengalami luka berat pada bagian kepala (4 jahitan) dan lutut kanan (8 jahitan). Saat ini tengah menjalani perawatan di RSUD Soe.

- Mikael Jekson Nenoliu (9): Mengalami luka ringan berupa lecet pada bagian betis dan punggung.

Mendapat laporan warga pada pukul 18.43 WITA, Kapolres TTS AKBP Hendra Dorizen langsung memimpin personel menuju lokasi kejadian. Tim identifikasi dan satuan fungsi lainnya segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta membantu proses evakuasi.

Saksi menjelaskan bahwa kondisi bangunan memang sudah sangat tua dan rapuh. Warga bersama aparat kepolisian telah mengevakuasi seluruh korban dari reruntuhan untuk memastikan tidak ada korban lain yang terjebak.

Hingga berita ini diturunkan, lokasi kejadian telah dipasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti ambruknya bangunan sekolah tua tersebut.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut