get app
inews
Aa Text
Read Next : Pasca Serangan Militer, Presiden Venesuela dan Istri Ditangkap Pasukan Dela Force

Trump Klaim AS Ambil Alih Pemerintahan Venezuela, Pasca Maduro Ditangkap

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:31 WIB
header img
Presiden Trump Klaim AS Ambil Alih Pemerintahan Venezuela, Pasca Maduro Ditangkap. Foto istimewa

FLORIDA, iNewsTTU.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa pemerintahannya akan mengambil alih roda pemerintahan Venezuela setelah penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. 

Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam konferensi pers di Mar-a-Lago, Florida, Sabtu (3/1/2026).
Trump menyebut militer Amerika Serikat telah melancarkan operasi besar-besaran ke Caracas, ibu kota Venezuela, pada Sabtu dini hari waktu setempat. Serangan tersebut, menurut Trump, menyasar sejumlah titik strategis, termasuk bandara dan pelabuhan utama.

Ia mengklaim serangan itu mengguncang seluruh kota dan memicu kepanikan warga, dengan kilatan cahaya yang menerangi langit malam Caracas. 

Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi independen dari otoritas internasional maupun pemerintah Venezuela terkait klaim serangan tersebut.

Dalam pernyataannya, Trump mengatakan Amerika Serikat akan menjalankan pemerintahan Venezuela untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.

“Kami akan mengelola pemerintahan Venezuela sampai tercipta transisi yang tepat dan bijaksana,” ujar Trump, tanpa merinci mekanisme maupun batas waktu transisi tersebut.

Trump juga mengklaim Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, telah dibawa ke Amerika Serikat dan akan menghadapi sejumlah dakwaan, termasuk kasus narkotika dan perdagangan senjata. 

Ia menyebut Maduro dijadwalkan tiba di New York pada Sabtu malam waktu setempat menggunakan kapal perang USS Iwo Jima.

Sementara itu, pemimpin oposisi Venezuela Maria Corina Machado menyerukan agar kandidat presiden oposisi, Edmundo Gonzalez Urrutia, segera dilantik sebagai presiden menggantikan Maduro.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Venezuela menegaskan bahwa Nicolas Maduro tetap merupakan pemimpin sah Venezuela dan menolak seluruh klaim yang disampaikan Presiden Amerika Serikat.

Hingga kini, situasi di Venezuela masih berkembang dan belum ada pernyataan resmi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa maupun organisasi internasional lainnya terkait klaim Amerika Serikat tersebut.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut