JAKARTA, iNewsTTU.id--Apa yang Terjadi Jika Minyak Bumi Habis karena digunakan terus-menerus? sejumlah ahli memperkirakan bahwa minyak bumi akan habis dalam kurun waktu 53 tahun lagi.
Minyak bumi sendiri terbentuk dari proses pengendapan fosil hewan dan tumbuhan yang berlangsung selama jutaan tahun. Untuk itu, butuh jutaan waktu lagi agar minyak bumi kembali tersedia.
Satu Lantas, bagaimana jika minyak bumi habis? Apa yang akan terjadi selanjutnya? Simak ulasan iNews.id berikut ini.
Inilah yang Terjadi Apabila Minyak Bumi Habis Pada 2016 lalu, sejumlah ahli memperkirakan bahwa minyak bumi akan habis dalam kurun waktu 53 tahun lagi.
Meski begitu, hal ini belum pasti lantaran ada berbagai faktor yang mempengaruhi ketersediaan minyak bumi.
Jika minyak bumi habis maka manusia akan kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari, seperti bepergian atau memasak. Mengutip Petro Online, jika minyak bumi habis atau jumlahnya sangat sedikit maka harga minyak dan bahan bakar akan meroket.
Sisa bahan bakar yang ada akan diperebutkan hingga harganya melambung seiring dengan banyaknya permintaan.
Kemudian, semua transportasi umum seperti pesawat, bus, serta kereta api kan berhenti beroperasi. Tak hanya transportasi, kegiatan industri juga akan terkena dampaknya dan mengakibatkan jutaan orang kehilangan pekerjaan.
Listrik yang menggunakan energi minyak bumi juga tidak bisa menyala jika minyak bumi semakin menipis jumlahnya, bahkan habis.
Pada akhirnya, hal ini akan menyebabkan runtuhnya ekonomi global. Di sisi lain, habisnya minyak bumi juga akan mendorong manusia untuk lebih kreatif dalam menciptakan inovasi-inovasi untuk mencari atau menciptakan energi alternatif lain.
Alternatif inilah yang kemudian disebut dengan nama Renewable Energy atau energi terbaharui. Nah, itulah yang terjadi apabila minyak bumi habis. Semoga sebelum hal itu terjadi, manusia telah berhasil menemukan energi alternatif lain yang lebih ramah lingkungan. Untuk itu, kita harus bijak dalam memanfaatkan energi yang ada saat ini.
Editor : Sefnat Besie