KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Kontingen Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), berhasil meraih 45 medali dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) NTT VIII tahun 2026 yang berlangsung di Kota Kupang pekan lalu.
Sebanyak 45 medali tersebut diraih para atlet TTU dari tujuh cabang olahraga (cabor) yang diikuti dalam kompetisi olahraga pelajar tingkat Provinsi NTT itu.
Cabang olahraga taekwondo menjadi penyumbang medali terbanyak bagi kontingen TTU dengan total 17 medali, terdiri atas tiga medali emas, lima perak, dan sembilan perunggu.
Posisi kedua ditempati cabor kempo dengan raihan 11 medali, masing-masing satu emas, empat perak, dan enam perunggu.
Selanjutnya, cabor karate menyumbangkan lima medali, terdiri atas satu perak dan empat perunggu. Cabor tinju meraih empat medali, yakni satu emas dan tiga perunggu.
Sementara itu, cabor cricket menyumbangkan tiga medali, masing-masing satu emas dan dua perak. Cabor atletik meraih tiga medali perak, sedangkan pencak silat menyumbangkan dua medali perunggu.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten TTU, Salvatore G.A.M. Lake, mengapresiasi pencapaian para atlet yang telah berjuang mengharumkan nama daerah dalam ajang POPDA NTT VIII tahun 2026.
Menurut Salvatore, raihan tersebut merupakan bukti kerja keras para atlet bersama pelatih selama menjalani proses latihan dan persiapan menghadapi kompetisi.
Meski mengapresiasi hasil yang diperoleh, Salvatore mengakui bahwa posisi Kabupaten TTU dalam peringkat antarkabupaten/kota di Provinsi NTT diperkirakan mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Dari provinsi tahun ini belum merilis kita urutan keberapa, tetapi kelihatannya menurun. Tahun lalu kita urutan keenam,” jelas mantan Kepala Bapperida Kabupaten TTU tersebut.
Siapkan Atlet Potensial Menuju PON 2028
Selain mengevaluasi hasil POPDA tahun ini, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten TTU mulai mengambil langkah untuk mempersiapkan atlet-atlet potensial menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Salvatore mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten TTU untuk mengidentifikasi atlet potensial dari sejumlah cabang olahraga yang selama ini menunjukkan prestasi.
Langkah tersebut dilakukan agar para atlet yang memiliki kemampuan dan peluang berprestasi dapat dipersiapkan sejak dini melalui program pembinaan yang lebih terarah.
“Kita ada beberapa cabor yang cukup potensial, ada taekwondo, kempo, cricket, dan juga tinju, sehingga nantinya akan kita lakukan persiapan secara matang bersama KONI TTU untuk menghadapi PON 2028 nantinya,” ujar Salvatore.
Ia berharap, melalui pembinaan dan persiapan yang matang, atlet-atlet asal TTU dapat terus meningkatkan prestasi serta memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di tingkat nasional.
Raihan 45 medali pada POPDA NTT VIII tahun 2026 diharapkan menjadi salah satu modal penting bagi TTU untuk memperkuat pembinaan olahraga dan melahirkan atlet-atlet berprestasi pada masa mendatang.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
