Manfaatkan Kekayaan Alam NTT, Pelatihan VCO Cetak Kreativitas dan Kemandirian Tani

*Sefnat Besie
PPL Insana saat Dampingi anggota kelompok tani bikin VCO.( Foto: Istimewa).

KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), terus mendorong masyarakat memanfaatkan potensi lokal untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

Salah satunya dilakukan melalui penyuluhan dan pendampingan pembuatan minyak kelapa murni atau Virgin Coconut Oil (VCO) kepada Kelompok Kolnae di Desa Manunain A, Kecamatan Insana, Senin (28/9/2026).

Kegiatan tersebut dipandu PPL BPP Kecamatan Insana, Susana K. Tahun, dan diikuti 20 anggota Kelompok Kolnae yang diketuai Martinus Muga.

Susana mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kemandirian masyarakat dalam mengolah potensi lokal berupa kelapa menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

"Tujuan umum meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemandirian masyarakat khususnya pada kelompok Kolnae dalam mengolah potensi lokal kelapa menjadi produk minyak kelapa murni yang bernilai ekonomi tinggi, higienis dan berdaya saing," ujar Susana, Selasa (29/9/2026).

Menurutnya, pelatihan pembuatan VCO memiliki sejumlah tujuan, mulai dari aspek ekonomi, kesehatan, sosial hingga edukasi.

Dari sisi ekonomi, pengolahan kelapa menjadi VCO diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa sekaligus membuka peluang usaha berbasis rumah tangga.

"Ini juga dapat mendorong munculnya wirausaha baru berbasis rumah tangga serta membuka peluang kerja bagi ibu-ibu PKK, karang taruna dan siswa," jelasnya.

Sementara dari aspek kesehatan, pembuatan VCO diarahkan untuk menghasilkan minyak tanpa bahan kimia dan tanpa proses pemanasan tinggi.

Produk tersebut juga diharapkan dapat menjadi alternatif minyak yang kaya akan asam laurat serta dimanfaatkan sebagai bahan untuk kebutuhan kesehatan dan kosmetik alami.

Susana menambahkan, kegiatan tersebut juga memiliki dimensi sosial karena dapat mendorong pemberdayaan perempuan dan kelompok rentan agar memiliki sumber penghasilan sendiri.

Selain itu, masyarakat didorong memanfaatkan sumber daya alam lokal yang tersedia melimpah di Kabupaten TTU maupun Nusa Tenggara Timur.

Tidak hanya menghasilkan VCO, limbah dari pengolahan kelapa juga masih dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk sebagai pakan ternak babi dan bahan pembuatan kue.

"Dari aspek edukasi, pelatihan ini memberikan keterampilan praktis yang langsung bisa dipraktikkan, melestarikan kearifan lokal pengolahan kelapa tradisional dengan standar modern, serta mendorong jiwa kreatif dan inovatif peserta pelatihan," katanya.

Editor : Sefnat Besie

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network